
Menanggapi hal tersebut, dr. Basuki menjelaskan bahwa keluhan itu umumnya disebabkan oleh proses degeneratif tulang atau osteoporosis, yang di tengah masyarakat sering dikenal sebagai pengapuran tulang.
Untuk menangani dan mencegah perburukan kondisi tersebut, dr. Basuki membagikan beberapa tips praktis:
- Istirahat Cukup: Menghindari aktivitas fisik yang berat dan berlebihan.
- Nutrisi Seimbang: Memenuhi kebutuhan kalsium dan Vitamin D harian.
- Olahraga Ringan: Melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin untuk menjaga kekuatan tulang dan stabilitas tubuh.
- Kontrol Berat Badan: Menjaga berat badan tetap ideal agar tidak membebani kerja sendi dan tulang.
Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari para lansia. Ibu Wawat (63 tahun), salah satu peserta, menyampaikan rasa syukur atas fasilitas yang diberikan oleh pihak rumah sakit.
“Alhamdulillah bisa mengikuti kegiatan ini dan luar biasa. Terima kasih kepada RSUD atas segala fasilitas yang diberikan, semoga sukses selalu,” ungkap Ibu Wawat.
Senada dengan hal tersebut, Bapak Samijo (76 tahun) mengaku merasa senang dan terbantu. “Petugasnya baik dan pelayanannya juga nyaman. Saya jadi merasa lebih sehat setelah ikut kegiatan ini,” tuturnya.
Kemeriahan acara yang didukung penuh oleh Diabetasol sebagai sponsor utama ini ditutup dengan sesi foto bersama, pembagian suvenir, serta pembagian doorprize menarik bagi peserta.
Melalui agenda berkala seperti ini, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang berkomitmen untuk terus mendorong kelompok lansia agar tetap aktif, mandiri, dan produktif.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















