
Museum Seskoad kini hadir dengan wajah baru setelah proses renovasi. Tempat ini tidak hanya menyimpan berbagai koleksi sejarah militer, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi para perwira mengenai nilai perjuangan dan kepemimpinan.
Kepala Departemen Kejuangan dan Doktrin Seskoad, Desi Ariyanto, menjelaskan bahwa museum tersebut dibangun untuk memperkuat pemahaman sejarah perang dan strategi militer kepada para siswa.
Menurutnya, sejarah memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan seorang prajurit.
Perpustakaan dengan Puluhan Ribu Koleksi Buku
Selain museum, perpustakaan Seskoad juga menjadi salah satu fasilitas unggulan. Perpustakaan tersebut memiliki sekitar 42 ribu koleksi buku yang digunakan sebagai sumber pembelajaran para siswa.
Setiap tahunnya, sekitar 500 peserta didik mengikuti pendidikan di Seskoad, termasuk sekitar 30 siswa dari luar negeri.
Para siswa tidak hanya mempelajari ilmu kemiliteran, tetapi juga berbagai disiplin ilmu lain seperti pemerintahan, strategi, kepemimpinan, hingga pengembangan kemampuan berpikir kritis.
Simbol Modernisasi Pendidikan Militer
Renovasi museum dan perpustakaan ini sekaligus menjadi simbol modernisasi pendidikan di lingkungan TNI AD. Dengan fasilitas yang lebih baik, Seskoad diharapkan terus menjadi pusat pengembangan pemimpin militer dan nasional yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Peresmian yang dilakukan Presiden Prabowo juga memperlihatkan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas pendidikan strategis bagi calon pemimpin masa depan Indonesia.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















