Mengunyah Bisa Usir Kantuk? Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya

Kantuk
Ilustrasi Makan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Rasa kantuk sering kali muncul di tengah aktivitas, terutama saat tubuh mulai lelah atau kurang tidur. Banyak orang memilih minum kopi untuk mengembalikan fokus dan mengusir rasa mengantuk. Namun ternyata, ada cara lain yang disebut-sebut juga dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, yakni mengunyah.

Aktivitas mengunyah, termasuk mengunyah permen karet, diyakini dapat membantu tubuh tetap terjaga dan membuat pikiran lebih fokus. Meski terdengar sederhana, kebiasaan ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah.

Pada dasarnya, rasa kantuk muncul karena kombinasi beberapa faktor, seperti penumpukan zat adenosin akibat kurang istirahat dan pengaruh jam biologis tubuh. Selain itu, kantuk juga dapat dipicu oleh kebiasaan sehari-hari seperti tidur yang tidak berkualitas, terlalu banyak makan, kurang minum, atau aktivitas yang menguras energi.

Saat tubuh mulai mengantuk, dorongan untuk mengunyah sering kali muncul secara alami. Aktivitas ini ternyata tidak hanya berkaitan dengan proses makan, tetapi juga memiliki pengaruh terhadap kerja otak dan sistem saraf.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Mengunyah diketahui dapat merangsang otot-otot wajah dan meningkatkan aliran darah menuju otak. Kondisi tersebut membantu tubuh menjadi lebih waspada dan mempertahankan konsentrasi saat rasa lelah mulai muncul.

Selain itu, aktivitas mengunyah juga disebut dapat memicu pelepasan neurotransmiter tertentu yang berperan dalam menjaga fokus dan kewaspadaan.

Sejumlah penelitian turut menyoroti manfaat tersebut. Salah satu ulasan yang dipublikasikan dalam BioMed Research International menyebutkan bahwa ketika tubuh merasa lelah, otak dapat merespons aktivitas mengunyah sebagai cara untuk membantu mempertahankan sistem saraf agar tetap aktif dan fokus.

Penelitian lain yang dimuat dalam jurnal Physiology & Behaviour juga menemukan bahwa penggunaan permen karet sebagai media untuk dikunyah berpotensi membantu meningkatkan kewaspadaan.

BACA JUGA :  Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Sambangi Sukajaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dapat merangsang sistem saraf otonom yang berhubungan dengan tingkat kesiagaan tubuh.

Meski demikian, mengunyah bukan berarti dapat sepenuhnya menggantikan kebutuhan istirahat. Jika rasa kantuk muncul akibat kurang tidur atau tubuh kelelahan, tidur yang cukup tetap menjadi solusi utama yang paling efektif.

Mengunyah hanya dapat membantu meningkatkan fokus sementara, terutama ketika seseorang membutuhkan dorongan kewaspadaan saat bekerja, belajar, atau berkendara.

Karena itu, menjaga pola tidur yang baik, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, serta menerapkan gaya hidup sehat tetap menjadi langkah penting untuk mengurangi rasa kantuk dan menjaga konsentrasi sepanjang hari.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================