Sering Kram Kaki? Waspadai 7 Penyakit Ini sebagai Penyebabnya

Kram
Ilustrasi Kram Kaki. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Rasa kram pada kaki merupakan kondisi yang umum dialami banyak orang, terutama saat beraktivitas atau setelah berolahraga.

Menurut Cleveland Clinic, kram kaki biasanya terjadi secara tiba-tiba ketika otot—terutama di bagian betis—mengencang secara tidak terkendali.

Walaupun terasa menyakitkan, kram kaki yang muncul sesekali sebenarnya normal. Kondisi ini bisa dipicu oleh hal-hal ringan, seperti duduk terlalu lama, kurang peregangan, atau aktivitas fisik yang terlalu intens.

Namun, ketika kram kaki terjadi terlalu sering tanpa sebab yang jelas, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu yang perlu diwaspadai.

Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kaki sering kram:

  1. Kekurangan Kalium
BACA JUGA :  Kesemutan Jangan Dianggap Sepele, Ini 7 Cara Alami untuk Meredakannya

Kalium berperan penting dalam menjaga fungsi saraf dan otot. Mineral ini membantu mengatur kontraksi otot dengan membawa sinyal dari otak ke otot.

Ketika tubuh kekurangan kalium, proses tersebut terganggu dan otot menjadi lebih mudah mengalami kontraksi berkepanjangan yang menimbulkan kram. Untuk mencegahnya, konsumsi makanan tinggi kalium seperti pisang, alpukat, atau bayam.

  1. Multiple Sclerosis (MS)

Multiple sclerosis adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat. Salah satu gejalanya adalah spastisitas, yaitu kondisi ketika otot terus-menerus mengencang.

Spastisitas ini sering menyebabkan kram di bagian kaki. Pengelolaan MS biasanya melibatkan pola makan sehat, terapi fisik, dan peregangan otot secara teratur untuk membantu mengurangi keluhan kram.

  1. Dehidrasi
BACA JUGA :  Pola Makan Tak Sehat Jadi Pemicu Meningkatnya Kasus Kanker pada Usia Muda

Dehidrasi merupakan penyebab umum dari kram kaki. Ketika tubuh kekurangan cairan, fungsi otot terganggu, membuatnya lebih rentan tegang dan kram.

Cairan berperan penting dalam menjaga elastisitas dan relaksasi otot. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik, terutama setelah beraktivitas berat atau berada di luar ruangan dalam waktu lama.

  1. Diabetes

Menurut WebMD, penderita diabetes tipe 2 berisiko tinggi mengalami kram otot, terutama pada malam hari. Penyebabnya berkaitan dengan neuropati diabetes, yaitu kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang tinggi.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================