Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

Mengutip Biology Insights, penyakit hati stadium lanjut juga dapat mengganggu keseimbangan hormon yang diperlukan untuk ovulasi dan menstruasi.

Kondisi ini bisa menyebabkan amenore (tidak menstruasi) atau oligomenore (menstruasi tidak teratur).

Pada perempuan dengan sirosis, kesuburan diperkirakan menurun hingga sekitar 40 persen.

BACA JUGA :  Dede Chandra Dorong 4 SMA/SMK Negeri Baru di Kabupaten Bogor

Konsultasi Medis Jadi Kunci

Dalam berbagai kondisi tersebut, risiko yang dihadapi ibu jauh lebih besar dibandingkan manfaat kehamilan.

Karena itu, konsultasi medis menyeluruh sangat penting agar perempuan dan pasangan memahami konsekuensi kesehatan sebelum merencanakan kehamilan.

Kehamilan di usia 40-an memang memungkinkan, tetapi keputusan untuk hamil sebaiknya didasarkan pada kesiapan kondisi kesehatan, bukan hanya keinginan.

BACA JUGA :  Ini 20 Negara Paling Makmur di Dunia Tahun 2026, Singapura Pimpin Asia

Keselamatan ibu tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perencanaan kehamilan, terutama pada usia dan kondisi medis berisiko tinggi.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================