
“Kami sudah buat edaran dari SD sampai SMP, khususnya negeri, untuk menghindari kegiatan-kegiatan seperti itu, apalagi membebani orang tua,” ujarnya.
Meski demikian, Disdik Kabupaten Bogor akan meminta klarifikasi apabila masih ditemukan sekolah yang tetap menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan alasan telah mendapat persetujuan dari orang tua siswa.
“Kita lihat nanti hasil klarifikasinya yang bersalah siapa, apakah sekolah, kepala sekolah, atau ada guru yang terlibat di situ,” ujar Rusliandy.
Ia menambahkan, pihaknya sebelumnya menerima sejumlah aduan terkait kegiatan perpisahan yang dinilai memberatkan orang tua siswa. Namun, setelah dilakukan tindak lanjut, kegiatan tersebut akhirnya dibatalkan.
“Ada dua sampai tiga sekolah yang sudah dibatalkan,” kata dia.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















