BOGORTODAY.COM – Banyak orang memiliki kebiasaan meninggalkan charger ponsel tetap terpasang di stopkontak setelah proses pengisian daya selesai. Alasannya beragam, mulai dari ingin lebih praktis saat mengisi daya kembali hingga sekadar lupa mencabutnya.
Meski terlihat sepele, kebiasaan ini ternyata memiliki sejumlah risiko yang perlu diperhatikan. Para ahli menyarankan agar charger yang tidak digunakan sebaiknya dilepas dari sumber listrik untuk menghindari berbagai potensi masalah.
Risiko Membiarkan Charger Tetap Terhubung ke Listrik
- Meningkatkan Risiko Kerusakan dan Panas Berlebih
Ketika charger terus terhubung ke stopkontak, arus listrik tetap mengalir ke perangkat tersebut meskipun tidak sedang digunakan untuk mengisi daya ponsel.
Menurut sejumlah teknisi kelistrikan, kondisi ini dapat menyebabkan komponen di dalam charger mengalami keausan lebih cepat. Risiko akan semakin besar jika charger yang digunakan memiliki kualitas rendah, sudah rusak, atau tidak memenuhi standar keamanan.
Dalam beberapa kasus, panas berlebih pada charger dapat memicu kerusakan pada stopkontak, korsleting listrik, hingga kebakaran.
- Tetap Mengonsumsi Listrik
Banyak yang mengira charger yang tidak terhubung ke ponsel sama sekali tidak menggunakan energi. Faktanya, charger yang masih menempel pada stopkontak tetap menarik daya listrik dalam jumlah kecil.
Fenomena ini dikenal sebagai standby power atau konsumsi daya siaga. Meski jumlah listrik yang digunakan relatif kecil, akumulasinya dari berbagai perangkat elektronik di rumah dapat memengaruhi konsumsi energi secara keseluruhan.
Karena itu, mencabut charger saat tidak digunakan menjadi salah satu langkah sederhana untuk menghemat penggunaan listrik.
- Memperpendek Umur Charger
Paparan listrik secara terus-menerus dapat membuat komponen internal charger bekerja tanpa henti. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi mempercepat penurunan performa perangkat.
Akibatnya, charger bisa lebih cepat mengalami kerusakan dibandingkan jika digunakan dan disimpan sesuai kebutuhan.
Apakah Ada Keuntungannya?
Satu-satunya keuntungan membiarkan charger tetap terpasang adalah faktor kenyamanan. Pengguna tidak perlu repot mencolokkan kembali charger saat ingin mengisi daya ponsel.
Namun jika dibandingkan dengan risiko yang mungkin muncul, manfaat tersebut tergolong sangat kecil.
Mengapa Sebaiknya Charger Dicabut?
Melepas charger dari stopkontak setelah digunakan memberikan beberapa manfaat sekaligus, di antaranya:
- Mengurangi risiko korsleting dan kebakaran.
- Menghemat konsumsi listrik meski dalam jumlah kecil.
- Menjaga kondisi charger agar lebih awet.
- Membantu memperpanjang usia pakai stopkontak dan perangkat elektronik lainnya.
Kebiasaan sederhana ini juga dapat meningkatkan keamanan rumah, terutama saat penghuni sedang bepergian atau meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Kebiasaan Kecil yang Berdampak Besar
Mencabut charger setelah selesai digunakan mungkin terlihat merepotkan, tetapi langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko kerusakan perangkat dan pemborosan energi.
Jika ingin menjaga keamanan instalasi listrik di rumah sekaligus membuat charger lebih tahan lama, membiasakan diri untuk mencabut charger yang tidak digunakan bisa menjadi pilihan yang bijak.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















