
BOGORTODAY.COM – Semangat penguatan ekosistem perdagangan rakyat kembali ditunjukkan melalui peresmian Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berlokasi di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, pada Selasa (2/6/2026).
Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mendekatkan layanan keuangan syariah langsung ke jantung aktivitas para pedagang dan masyarakat di salah satu pusat perdagangan terbesar di Kota Hujan.
Kehadiran Sales Outlet BSI di lingkungan pasar ini diharapkan mampu memberikan akses yang lebih cepat dan mudah terhadap berbagai lini layanan perbankan syariah, mulai dari pembukaan rekening, fasilitas pembiayaan usaha, hingga edukasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Agenda peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) beserta jajaran direksi, perwakilan manajemen Bank Syariah Indonesia, serta para pedagang dan pengunjung Pasar Kebon Kembang yang menyambut positif hadirnya fasilitas perbankan tersebut.
Dalam suasana penuh optimisme, peresmian Sales Outlet Lapak BSI ini menjadi simbol kolaborasi kuat antara sektor perbankan dan pengelola pasar rakyat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih modern, aman, serta berlandaskan prinsip-prinsip syariah.
Kehadiran unit layanan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan transaksi harian yang semakin dinamis, sekaligus meningkatkan literasi serta inklusi keuangan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dukungan Perumda PPJ Terhadap Modernisasi Pasar Rakyat
Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas terjalinnya kemitraan strategis antara Perumda PPJ dan Bank Syariah Indonesia.
“Kami menyambut baik hadirnya Sales Outlet Lapak Bank Syariah Indonesia di Pasar Kebon Kembang. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan kemudahan akses layanan keuangan kepada para pedagang dan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat mendukung pengembangan modal usaha para pedagang, meningkatkan penetrasi transaksi non-tunai (cashless), serta mendorong terciptanya ekosistem perdagangan yang lebih modern, tertib, dan inklusif,” ujar Jenal Abidin.
Lebih lanjut, Jenal menegaskan bahwa eksistensi pasar rakyat saat ini tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat interaksi jual beli konvensional semata. Pasar tradisional harus bertransformasi menjadi ruang pertumbuhan ekonomi daerah yang kokoh dengan sokongan berbagai layanan penunjang utama, termasuk dari sektor perbankan dan lembaga keuangan formal.
Peresmian Sales Outlet Lapak BSI di Blok F Trade Center
Pasar Kebon Kembang ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, taktis, dan responsif. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing pasar rakyat di tengah gempuran pasar modern, sekaligus mendukung akselerasi transformasi digital dan keuangan yang tengah berkembang pesat di berbagai sektor niaga domestik.
Dengan hadirnya fasilitas perbankan syariah ini, Pasar Kebon Kembang kini semakin menegaskan perannya sebagai pusat niaga regional yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa sedikit pun mengikis nilai-nilai kebersamaan dan pelayanan kerakyatan yang selama ini menjadi denyut utama kehidupan pasar tradisional.
Bagi HalamanWartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















