
Penjelasan dari Sisi Geologi
Di samping penjelasan keagamaan, para ahli juga memberikan pandangan ilmiah mengenai keberlangsungan sumber air zamzam. Profesor geologi dan sumber daya air dari Institut Penelitian Afrika, Abbas Sharaqi, menjelaskan bahwa air zamzam termasuk kategori air tanah yang dapat diperbarui secara alami.
Menurutnya, istilah “tidak pernah habis” dalam ilmu geologi merujuk pada sumber air yang terus mendapatkan pasokan baru dari siklus alam. Dalam kasus zamzam, air berasal dari resapan hujan yang turun di wilayah Makkah dan sekitarnya.
Kondisi geografis Makkah yang dikelilingi perbukitan turut mendukung proses tersebut. Air hujan yang turun di kawasan pegunungan akan mengalir dan meresap ke dalam lapisan tanah, kemudian terkumpul di daerah yang lebih rendah, termasuk kawasan tempat sumur zamzam berada.
Karena pasokan airnya terus diperbarui melalui proses alam, sumur zamzam mampu mempertahankan debit airnya meski digunakan dalam jumlah besar setiap hari.
Perpaduan Antara Iman dan Ilmu Pengetahuan
Bagi umat Islam, keberadaan air zamzam tidak hanya dipandang sebagai fenomena alam, tetapi juga sebagai karunia dan mukjizat dari Allah SWT yang telah berlangsung sejak ribuan tahun lalu. Sementara dari sisi ilmiah, keberlanjutan sumber air tersebut dapat dijelaskan melalui mekanisme pengisian ulang air tanah yang terjadi secara terus-menerus.
Perpaduan antara nilai spiritual dan penjelasan ilmiah inilah yang membuat air zamzam tetap menjadi salah satu keajaiban yang menarik perhatian banyak orang hingga saat ini.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















