
Suasana peringatan semakin semarak dengan adanya Aksi Demonstrasi Simulasi Penyelamatan Sandera (Gultor) oleh pasukan elite Kopassus yang memukau para hadirin.
Selain itu, pesta rakyat juga dimeriahkan dengan Helaran Dongdang berupa arak-arakan dan perebutan hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas kemakmuran bumi Tegar Beriman. Rangkaian seremonial luar ruangan ditutup dengan prosesi simbolis pelepasan burung ke alam liar sebagai bentuk komitmen pelestarian lingkungan hidup.
Peresmian Gedung Hemodialisis dan BDRS Baru
Salah satu poin krusial dalam agenda tahunan ini adalah penandatanganan prasasti oleh Bupati Bogor untuk meresmikan Gedung Hemodialisis (cuci darah) dan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSUD R. Moh. Noh Nur.
Peresmian fasilitas baru ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat dan mendekatkan jangkauan layanan kesehatan spesifik bagi masyarakat.
Setelah prosesi peresmian, agenda dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bogor di Padepokan Lemah Pandita, dan diakhiri dengan ramah tamah menikmati hidangan lokal serta peninjauan potensi desa wisata setempat.
Partisipasi aktif dr. Vitrie Winastri, S.H., M.A.R.S., bersama jajaran manajemen RSUD R. Moh. Noh Nur dalam momentum sejarah ini menegaskan kesiapan institusi medis tersebut dalam mengejawantahkan visi bupati.
RSUD R. Moh. Noh Nur berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, berkeadilan, serta memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















