BOGORTODAY.COM – Diare setelah makan bisa menjadi hal yang sangat mengganggu, apalagi jika Anda tidak menyadari adanya pemicu dalam makanan yang Anda konsumsi.
Beberapa orang memang tahu betul kondisi perutnya dan menghindari jenis makanan tertentu yang dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung, sakit perut, dan diare.
Namun, ada kalanya diare muncul meski tidak mengonsumsi makanan yang biasanya memicu gangguan pencernaan. Rupanya, makanan yang Anda santap bisa mengandung bahan-bahan berikut ini yang berpotensi menyebabkan diare.
- Alkohol Gula (Sugar Alcohol)
Meski namanya mengandung kata “alkohol”, alkohol gula tidak mengandung alkohol sama sekali. Alkohol gula adalah pemanis buatan yang berasal dari karbohidrat yang dimodifikasi di laboratorium dan sering digunakan dalam produk rendah kalori.
Alkohol gula sering ditemukan dalam permen karet, permen, es krim, dan makanan kemasan yang bertuliskan “bebas gula” (sugar free). Jenis yang paling umum digunakan adalah maltitol dan sorbitol.
Meskipun lebih rendah kalori dan tidak memengaruhi kadar gula darah secara signifikan, alkohol gula dapat menyebabkan efek pencahar, seperti kembung, distensi perut, dan perut tidak nyaman. Bahkan, konsumsi berlebihan dapat memicu diare.
- Gluten
Gluten adalah protein yang ditemukan dalam gandum, jelai, bir, bahkan saus salad. Bagi mereka yang sensitif terhadap gluten atau memiliki kondisi celiac, konsumsi gluten dapat menyebabkan kerusakan serius pada usus dan memicu gejala diare.
Jika Anda merasakan masalah pencernaan seperti diare setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli pencernaan untuk mengetahui apakah Anda memiliki sensitivitas gluten atau celiac.
- Guar Gum dan Xanthan Gum
Guar gum dan xanthan gum adalah bahan pengental yang umum digunakan dalam makanan dan obat-obatan. Guar gum berasal dari tanaman kacang-kacangan, sementara xanthan gum merupakan karbohidrat berserat tinggi yang diperoleh dari jagung atau kedelai yang difermentasi.
Kedua bahan ini, meskipun bermanfaat dalam jumlah moderat karena kandungan serat larutnya, dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung dan diare jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Sebaiknya, hindari konsumsi berlebihan produk yang mengandung guar gum atau xanthan gum.
- Karagenan
Karagenan adalah bahan pengental yang sering ditemukan dalam susu almond, produk susu, yogurt, dan keju. Bahan ini berasal dari rumput laut dan alga, dan meskipun digunakan untuk memberi tekstur pada produk makanan, karagenan dapat memiliki efek pencahar.
Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, karagenan dapat menarik air ke dalam usus, yang berisiko menyebabkan diare. Oleh karena itu, lebih baik batasi konsumsi makanan yang mengandung karagenan, terutama jika Anda memiliki masalah pencernaan yang sensitif.
- Vitamin C
Vitamin C sangat penting untuk kesehatan tubuh, tetapi seperti halnya dengan semua nutrisi, konsumsinya harus dalam jumlah yang tepat. Mengonsumsi vitamin C dalam jumlah berlebihan dapat mempercepat proses pengosongan lambung, menyebabkan kram perut, mual, dan diare.
Sebaiknya, peroleh vitamin C dari makanan utuh, seperti buah-buahan segar (jeruk, kiwi, strawberry) dan sayuran, untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Meski makanan yang Anda konsumsi tampaknya aman, beberapa bahan tertentu bisa memicu diare, terutama jika tubuh Anda sensitif atau mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan.
Untuk menghindari masalah pencernaan setelah makan, perhatikan komposisi makanan yang Anda konsumsi dan hindari bahan-bahan yang dapat memengaruhi pencernaan Anda.
Jika diare berlanjut atau semakin parah, sebaiknya konsultasikan dengan ahli kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















