BYD Berani Tanggung Kerugian Kecelakaan Saat Fitur Autopilot Aktif, Klaim Jadi yang Pertama di Dunia

Tiga Alasan BYD Percaya Diri

BYD mengungkapkan bahwa keputusan memberikan jaminan penuh bukan tanpa alasan. Perusahaan mengandalkan tiga faktor utama sebagai fondasi kepercayaan mereka terhadap teknologi ADAS yang dikembangkan.

Pertama, jumlah kendaraan yang telah menggunakan sistem bantuan berkendara BYD disebut telah melampaui 3 juta unit. Angka tersebut diklaim menjadi salah satu yang terbesar di industri otomotif China.

Kedua, sistem God’s Eye memperoleh data perjalanan dalam jumlah sangat besar setiap hari. BYD menyebut lebih dari 200 juta kilometer data berkendara dikumpulkan setiap harinya untuk melatih dan menyempurnakan algoritma kecerdasan buatan.

BACA JUGA :  Amankah Minum Kopi Setelah Minum Obat? Ini Penjelasan Medisnya

Ketiga, perusahaan didukung ribuan tenaga ahli yang fokus mengembangkan teknologi mengemudi otonom. Tim riset dan pengembangan BYD saat ini disebut terdiri dari sekitar 5.000 insinyur.

Perkenalkan Chip Otomotif Generasi Baru

Dalam kesempatan yang sama, BYD juga memperkenalkan chip pengendali kendaraan terbaru bernama XUANJI A3. Komponen ini diklaim sebagai chip otomotif berbasis teknologi 4 nanometer pertama yang dikembangkan di China.

Chip tersebut dirancang untuk mendukung kemampuan mengemudi otomatis tingkat lanjut, mulai dari Level 3 hingga Level 4, di mana keterlibatan pengemudi semakin minim dalam pengoperasian kendaraan.

BACA JUGA :  Tidak Semua Orang Cocok Makan Bayam, Ini Kelompok yang Perlu Berhati-hati

Menurut BYD, konfigurasi tiga chip XUANJI A3 mampu menghasilkan performa pemrosesan hingga lebih dari 2.100 TOPS (Trillion Operations Per Second). Kemampuan ini memungkinkan kendaraan memproses informasi jalan secara lebih cepat dan akurat.

Selain menawarkan kinerja tinggi, chip terbaru itu juga diklaim memiliki efisiensi energi sekitar 20 persen lebih baik dibandingkan teknologi sejenis yang tersedia saat ini.

Melalui kombinasi perlindungan pengguna dan pengembangan teknologi baru, BYD tampaknya ingin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam persaingan kendaraan pintar dan otonom di pasar global.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================