BOGORTODAY.COM – Debu merupakan salah satu masalah yang paling sering ditemui di dalam rumah. Meski terlihat sepele, penumpukan debu dapat mengurangi kenyamanan penghuni, membuat ruangan tampak kusam, hingga memicu gangguan kesehatan seperti alergi, bersin-bersin, dan masalah pernapasan.
Karena itu, menjaga rumah tetap bebas dari debu tidak cukup hanya dengan menyapu atau mengepel lantai. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah debu yang masuk dan menumpuk di dalam rumah.
Berikut beberapa cara efektif yang bisa diterapkan.
- Rutin Mengganti Filter Udara
Salah satu sumber penyebaran debu di dalam rumah berasal dari sistem sirkulasi udara yang kurang terawat. Filter udara pada pendingin ruangan atau sistem ventilasi berfungsi menyaring partikel debu agar tidak beredar kembali di dalam ruangan.
Jika filter sudah terlalu kotor atau tersumbat, kemampuannya dalam menyaring udara akan menurun. Akibatnya, debu lebih mudah menyebar ke berbagai sudut rumah.
Para ahli menyarankan untuk mengganti filter udara setiap 30 hingga 90 hari, tergantung kondisi rumah dan tingkat penggunaannya. Rumah yang memiliki hewan peliharaan atau berada di lingkungan yang berdebu biasanya membutuhkan penggantian filter lebih sering.
Selain membantu mengurangi debu, filter yang bersih juga membuat kualitas udara di dalam rumah menjadi lebih sehat.
- Letakkan Keset di Area Pintu Masuk
Debu dan kotoran sering kali terbawa masuk melalui alas kaki. Oleh karena itu, penggunaan keset di depan pintu menjadi langkah sederhana namun cukup efektif untuk menjaga kebersihan rumah.
Keset dapat membantu menangkap debu, tanah, dan partikel kecil lainnya sebelum masuk ke dalam ruangan. Biasakan untuk membersihkan alas kaki atau menginjak keset terlebih dahulu sebelum memasuki rumah.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















