
BOGORTODAY.COM – Samsung dikabarkan akan mengubah strategi penggunaan chipset pada generasi terbaru ponsel lipatnya, Galaxy Z Flip 8. Setelah sebelumnya mengandalkan prosesor Exynos pada Galaxy Z Flip 7, perusahaan asal Korea Selatan itu disebut-sebut kembali melirik Snapdragon untuk memperkuat perangkat lipat terbarunya.
Informasi tersebut muncul dari laporan pembocor teknologi Lanzuk yang menyebut bahwa tingginya biaya produksi chipset Exynos 2600 menjadi salah satu alasan utama Samsung mempertimbangkan penggunaan chip buatan Qualcomm.
Selama beberapa tahun terakhir, lini ponsel lipat Samsung identik dengan prosesor Snapdragon. Namun pada Galaxy Z Flip 7 yang dirilis pada 2025, Samsung mengambil langkah berbeda dengan menggunakan Exynos secara global. Kebijakan itu kini disebut tidak akan berlanjut sepenuhnya pada generasi berikutnya.
Menurut laporan yang beredar, Galaxy Z Flip 8 kemungkinan akan hadir dengan dua varian chipset, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Exynos 2600. Qualcomm dikabarkan menawarkan skema harga yang lebih kompetitif sehingga membuat Samsung kembali membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Jika strategi tersebut benar diterapkan, Samsung diperkirakan akan membagi distribusi chipset berdasarkan wilayah pemasaran. Skema ini bukan hal baru karena sebelumnya banyak smartphone flagship Samsung menggunakan Snapdragon di pasar tertentu, sementara wilayah lain mendapatkan versi Exynos.
Secara tradisional, pasar Amerika Serikat biasanya memperoleh perangkat dengan chipset Snapdragon, sedangkan kawasan Eropa dan sejumlah negara lainnya menggunakan Exynos. Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai pembagian pasar untuk Galaxy Z Flip 8.
Dari sisi pembaruan perangkat, Galaxy Z Flip 8 disebut tidak akan membawa perubahan besar dibanding pendahulunya. Ponsel lipat ini diperkirakan lebih berfokus pada peningkatan performa dan efisiensi dibanding perubahan desain yang signifikan.
Samsung juga dirumorkan akan memperkenalkan Galaxy Z Flip 8 bersamaan dengan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Watch 9 pada acara peluncuran yang diperkirakan berlangsung pada akhir Juli tahun ini.
Menariknya, rumor lain menyebut Samsung tengah menyiapkan dua varian Galaxy Z Fold 8. Salah satu model bahkan dikabarkan akan membawa embel-embel “Ultra” pada namanya.
Keberadaan Galaxy Z Fold 8 Ultra semakin menguat setelah perangkat tersebut terdeteksi dalam basis data sertifikasi Bluetooth SIG. Beberapa nomor model berbeda telah muncul, mengindikasikan bahwa Samsung sedang menyiapkan sejumlah varian untuk perangkat premium tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada rincian spesifikasi resmi yang terungkap. Samsung sendiri masih menutup rapat informasi terkait jajaran ponsel lipat generasi terbaru yang diperkirakan akan menjadi salah satu produk unggulan mereka pada 2026.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















