Tekan Angka 45 Ribu Penganggur, Komisi IV DPRD Kota Bogor Kawal Pembukaan Job Fair 2026

​Lebih lanjut, Fajar mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi meningkatkan ketenagakerjaan di Kota Bogor.

Ia berharap, lewat program-program strategis seperti ini, seluruh warga Kota Bogor bisa segera mendapatkan pekerjaan.

​Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Bogor, Adi Novan, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair 2026 ini dipicu oleh komitmen kuat Pemkot Bogor untuk memangkas angka pengangguran yang masih tergolong tinggi.

​Berdasarkan data terbaru dari Disnaker, tingkat pengangguran di Kota Bogor saat ini berada di kisaran 7,9 persen atau setara dengan 45.000 jiwa.

BACA JUGA :  Bogor Kota, Sudahkah Tertata?

Tantangan ini kian dinamis karena setiap tahunnya terjadi kelulusan baru dari jenjang SMA dan SMK yang tidak semuanya langsung melanjutkan studi ke perguruan tinggi ataupun terserap ke pasar kerja.

​”Angka pengangguran kita masih cukup tinggi. Oleh karena itu, Job Fair ini menjadi salah satu dari berbagai upaya yang kami lakukan. Harapan kami tentu penyerapan tenaga kerja bisa maksimal, dan para peserta bisa mengoptimalkan potensi serta peluang yang sudah disiapkan bersama perusahaan yang mayoritas berskala nasional ini,” jelas Adi Novan.

BACA JUGA :  7 Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Bisa Menghambat Kemandirian Anak

​Melalui bursa kerja di Mal Plaza Jambu Dua kali ini, ia berharap tercipta hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara dunia industri dan pencari kerja. Program ini terbuka lebar, terutama bagi para lulusan baru, tanpa adanya batasan gender maupun domisili.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================