Bogor Mati Lampu, PLN Sebut Ada Gangguan Teknis di PLTGU Jawa 1

BOGORTODAY.COM – PT PLN (Persero) akhirnya mengungkap penyebab utama di balik insiden pemadaman listrik atau mati lampu yang melanda sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (9/6/2026) kemarin.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menjelaskan bahwa gangguan pasokan interkoneksi tersebut dipicu oleh kendala teknis pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1. Masalah ini berdampak langsung pada penurunan drastis kemampuan pasok daya energi ke dalam sistem kelistrikan regional.

“Sehubungan dengan adanya gangguan teknis pada PLTGU Jawa 1 yang mengakibatkan penurunan kemampuan pasok pembangkit ke sistem kelistrikan, PT PLN (Persero) UP3 Bogor saat ini tengah menempuh berbagai langkah taktis untuk tetap menjaga keandalan pasokan listrik kepada para pelanggan,” ungkap Grahaita dalam keterangan resminya.

BACA JUGA :  Kenali Gejala Kanker Usus Besar dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan

Sebagai langkah darurat demi menjaga stabilitas pertahanan sistem kelistrikan agar tidak mengalami kelumpuhan total (blackout), pihak PLN terpaksa menerapkan kebijakan manajemen beban secara terbatas di sebagian klaster wilayah layanan.

Imbas dari skema manajemen beban ini, sebagian kelompok pelanggan harus mengalami penghentian pasokan aliran listrik sementara waktu. PLN menyebut durasi pemadaman akan disesuaikan secara dinamis dengan kondisi operasional pemulihan sistem di lapangan.

Sebelumnya, keluhan terkait mati lampu dilaporkan meluas di sejumlah titik strategis di wilayah Bogor. Gelombang komplain warga sempat membanjiri lini masa media sosial sejak Selasa siang. Salah satu titik vital yang terdampak pemadaman cukup lama dilaporkan berada di kawasan pusat bisnis Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

BACA JUGA :  Satpam Kebun Sawit Selamatkan Nyawa Pemilik Rumah dari Kobaran Api

Menyikapi ketidaknyamanan masal tersebut, manajemen PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat dan memastikan tim teknis terus bekerja 24 jam untuk mempercepat normalisasi gardu induk.

“PLN menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan. Pembaruan informasi lebih lanjut terkait progres penanganan dan pemulihan sistem akan kami formulasikan serta sampaikan secara berkala melalui unit layanan setempat dan kanal komunikasi resmi PLN,” pungkas Grahaita.

Editor : Muttaqien 

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================