
Pratikno menambahkan, bahwa pada tahun 2025 pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,28 triliun untuk revitalisasi, pembangunan kembali, dan renovasi satuan pendidikan, sekolah, serta madrasah dengan total 17.573 satuan pendidikan.
“Tahun ini dilanjutkan lagi. Ini menunjukkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Wakil Presiden untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang unggul,” katanya.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas program revitalisasi tersebut, karena selain meningkatkan kualitas sarana pendidikan, juga berpotensi menambah daya tampung peserta didik.
Menurutnya, kualitas layanan pendidikan yang semakin baik akan meningkatkan minat masyarakat untuk bersekolah di MTs Negeri 1 Kota Bogor.
Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kemen PU, Kuswara, mengatakan bahwa dari total bangunan yang direhabilitasi terdapat 23 ruang yang saat ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).
“Insyaallah tanggal 21 Juni ini sudah bisa tuntas semua, sehingga pada tahun ajaran baru 2026/2027 seluruh ruang kelas sudah dapat dimanfaatkan untuk proses kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Perbaikan sarana dan prasarana tersebut juga memberikan kesan mendalam bagi para siswa. Pasalnya, ruang kelas yang sebelumnya mengalami kebocoran dan hampir roboh kini telah diperbaiki, sehingga memiliki fasilitas yang lebih aman dan representatif.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : Diskominfo Kota Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














