Waspadai! Ini 7 Tanda Diabetes pada Pria yang Kerap Dianggap Sepele

Akibatnya, pria penderita diabetes memiliki risiko lebih besar mengalami disfungsi ereksi atau kesulitan mempertahankan ereksi. Jika kondisi ini terjadi berulang, sebaiknya tidak hanya dikaitkan dengan masalah seksual, tetapi juga perlu diperiksa kemungkinan adanya diabetes.

  1. Infeksi Jamur di Area Kelamin

Kadar gula yang tinggi menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan jamur. Karena itu, pria dengan diabetes lebih rentan mengalami infeksi jamur pada area genital.

Gejalanya dapat berupa rasa gatal, kemerahan, pembengkakan, munculnya bau tidak sedap, hingga rasa nyeri saat berhubungan intim. Kondisi ini sebaiknya segera ditangani agar tidak menimbulkan gangguan yang lebih serius.

  1. Kesemutan dan Mati Rasa
BACA JUGA :  Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Disadari, Kenali Gejala Awal Sebelum Terlambat

Kerusakan saraf akibat diabetes sering ditandai dengan sensasi kesemutan, mati rasa, atau rasa seperti tertusuk jarum pada tangan dan kaki.

Gejala ini dikenal sebagai neuropati diabetik dan merupakan salah satu komplikasi yang cukup sering dialami penderita diabetes. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi tersebut dapat semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.

  1. Massa Otot Menyusut

Pria yang mengalami diabetes juga berisiko kehilangan massa otot secara bertahap. Ketika tubuh kesulitan memanfaatkan glukosa sebagai energi, jaringan otot dapat dipecah untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh.

BACA JUGA :  Panduan Membuat Sumur Air di Rumah: Mulai dari Pemilihan Lokasi hingga Perawatan

Akibatnya, kekuatan fisik berkurang dan tubuh terasa lebih lemah dibandingkan sebelumnya.

Pentingnya Deteksi Dini

Mengenali gejala diabetes sejak awal sangat penting agar pengobatan dan perubahan gaya hidup dapat segera dilakukan. Semakin cepat diabetes terdeteksi, semakin besar peluang untuk mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi.

Jika beberapa gejala di atas muncul secara bersamaan atau berlangsung dalam waktu lama, segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Diagnosis dan penanganan yang tepat dapat membantu menjaga kualitas hidup serta mencegah kerusakan organ akibat diabetes.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================