Kebiasaan Penumpang yang Kerap Membuat Pramugari Kesal, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

Pramugari
Kebiasaan Penumpang yang Kerap Membuat Pramugari Kesal. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Di balik senyum ramah yang selalu ditunjukkan selama penerbangan, pramugari dan awak kabin memikul tanggung jawab besar untuk menjaga keselamatan serta kenyamanan seluruh penumpang. Tak hanya melayani kebutuhan selama perjalanan, mereka juga harus memastikan setiap prosedur keamanan berjalan sesuai aturan.

Namun, dalam praktiknya masih banyak kebiasaan penumpang yang tanpa disadari justru menyulitkan tugas awak kabin. Beberapa tindakan bahkan berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan. Karena itu, memahami etika selama berada di pesawat menjadi hal penting agar perjalanan berlangsung nyaman bagi semua pihak.

Berikut beberapa kebiasaan yang sering dikeluhkan pramugari dan sebaiknya dihindari saat bepergian dengan pesawat.

BACA JUGA :  Prediksi Australia vs Turki di Piala Dunia 2026: Duel Ketat Penentu Langkah Awal Grup D

Terlalu Sering Menekan Tombol Panggil

Tombol panggil awak kabin memang disediakan untuk membantu penumpang saat membutuhkan bantuan. Namun, penggunaan yang berlebihan untuk hal-hal yang tidak mendesak dapat menghambat pekerjaan pramugari.

Awak kabin biasanya memiliki jadwal pelayanan tertentu selama penerbangan. Jika layanan baru saja selesai atau lampu sabuk pengaman masih menyala, penumpang disarankan bersabar sebelum kembali memanggil mereka.

Menyentuh Awak Kabin Secara Langsung

Sebagian penumpang masih terbiasa menyentuh lengan, bahu, atau pakaian pramugari ketika ingin meminta bantuan. Padahal tindakan tersebut dianggap kurang sopan dan dapat membuat awak kabin merasa tidak nyaman.

BACA JUGA :  Etika Sandaran Tangan di Pesawat: Siapa yang Lebih Berhak, Penumpang Tengah atau Samping?

Cara yang lebih tepat adalah memanggil dengan sopan atau menunggu hingga pramugari berada di dekat kursi.

Membawa Tas Terlalu Berat dan Meminta Diangkatkan

Salah satu keluhan yang cukup sering muncul adalah penumpang yang membawa tas kabin berukuran besar dan terlalu berat, kemudian meminta pramugari untuk mengangkatkannya ke bagasi atas.

Padahal tugas awak kabin bukan mengangkat barang bawaan penumpang. Selain berisiko menyebabkan cedera, hal ini juga dapat mengganggu pekerjaan mereka. Jika koper atau tas terasa berat untuk diangkat sendiri, sebaiknya didaftarkan sebagai bagasi sejak awal.

Meminta Makanan Setelah Layanan Berakhir

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================