
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada para penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Santunan yang diberikan menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kehilangan pencari nafkah.
Jaro Ade menambahkan, program BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja. Karena itu, perlu adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas cakupan kepesertaan.
“Program BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya memberikan santunan ketika terjadi risiko kerja, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Karena itu, kami akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas kepesertaan di Kabupaten Bogor,” kata Jaro Ade.
Ke depan, Pemkab Bogor akan terus meningkatkan koordinasi, edukasi, dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan perlindungan sosial, meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga pekerja, serta mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Bogor yang lebih sejahtera, produktif, dan terlindungi.
“Kami berharap semakin banyak pekerja di Kabupaten Bogor yang terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan perlindungan yang semakin luas, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif serta berkelanjutan,” tandas Jaro Ade
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















