
Rudy menjelaskan, debit air yang menyusut saat musim kemarau berpotensi mengganggu aktivitas pertanian dan perikanan warga jika tidak diantisipasi sejak dini.
“Karena pada saat kondisi kemarau, air sudah surut. Kami ingin memastikan bahwa seluruh perikanan, pertanian yang ada di Kabupaten Bogor tetap dapat berjalan dalam kondisi apapun,” ujarnya.
Sebagai langkah tambahan, Pemkab Bogor akan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menyiapkan sejumlah titik sumber air bersih di berbagai wilayah terdampak kekeringan.
“Lalu kami menyiapkan beberapa titik-titik sumber air untuk mengantisipasi kekeringan. Kami bersinergi dengan TNI, Polri, dengan kelompok-kelompok masyarakat,” kata Rudy.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















