
Menurutnya, Sekolah Rakyat di Jasinga dirancang memiliki kapasitas hingga 1.000 siswa. Sasaran utama program ini adalah anak-anak usia sekolah yang berasal dari keluarga kategori Desil-1 dan Desil-2.
“Tidak ada sistem pendaftaran dalam Sekolah Rakyat. Yang dilakukan adalah penjangkauan. Kami melakukan penelusuran terhadap keluarga Desil-1 dan Desil-2 yang memiliki anak usia sekolah untuk memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan melalui program ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Sipak, Agung Suryadinata, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas kehadiran Sekolah Rakyat di wilayahnya.
“Kami mewakili masyarakat Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, dan Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah dalam upaya pengurangan kemiskinan. Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi kebanggaan bagi kami dan diharapkan dapat menjadi langkah nyata memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Jasinga dan sekitarnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














