
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Kabupaten Bogor, Tika Mustika, menjelaskan bahwa uji coba digitalisasi bansos berjalan baik berkat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta para agen yang membantu masyarakat di lapangan
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat kesiapan pelaksanaan digitalisasi bansos dengan memperluas jaringan agen yang bertugas membantu proses registrasi dan penginputan data ke dalam Portal Perlindungan Sosial (PerlinSos).
“Untuk tahap awal, para pendamping PKH menjadi agen pertama yang membantu pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Bogor. Ke depan, kami akan mengusulkan penambahan agen dari unsur Kasi Kesra desa dan kelurahan, operator desa, hingga para ketua kelompok masyarakat yang selama ini telah bekerja sama dengan para pendamping PKH,” jelas Tika.
Menurutnya, perluasan jaringan agen tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pendataan sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. Dengan semakin banyak pihak yang terlibat, proses registrasi dan penginputan data dapat berjalan lebih efektif.
Di tingkat wilayah, Lurah Tengah Kecamatan Cibinong, Awan Sundapa, menyambut positif pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial di wilayahnya. Ia menilai digitalisasi bansos menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem penyaluran bantuan yang lebih objektif dan transparan. Menurutnya, selama ini pemerintah kelurahan masih menerima berbagai keluhan masyarakat terkait penerima bantuan yang dianggap belum sesuai.
“Selama ini kami sering menerima keluhan dari masyarakat terkait bantuan sosial yang dianggap tidak tepat sasaran. Dengan sistem digitalisasi ini, proses pendataan dan verifikasi menjadi lebih transparan sehingga masyarakat yang benar-benar berhak dapat menerima bantuan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Awan juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kelurahan Tengah sebagai salah satu lokasi uji coba digitalisasi bansos. Ia berharap masyarakat dapat memahami dan memanfaatkan sistem baru tersebut.
“Kami bangga Kelurahan Tengah dipercaya menjadi lokasi uji coba. Ini merupakan peluang bagi masyarakat untuk mengenal sistem baru yang lebih terbuka, adil, dan akuntabel dalam penyaluran bantuan sosial,” katanya.
Melalui pelaksanaan uji coba ini, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Kementerian Sosial RI terus mendorong transformasi pelayanan sosial berbasis digital guna memastikan bantuan sosial tersalurkan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan masyarakat yang membutuhkan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














