
Bisa membantu orang tua selama liburan, misal orang tuanya yang punya toko, usaha kuliner, atau pedagang yang lain. Atau murid sendiri yang punya insiatif selama liburan berjualan apa saja yang penting halal dan memungkinkan untuk dikerjakan seorang murid.
Kita bisa belajar ilmu agama kita, sehinga akan menjadi hamba yang soleh/solehah, yang muslim jadi rajin beribadah di masjid, yang Khatolik atau Kristen juga jadi hamba yang beriman dan rajin beribadah ke gereja. Juga yang Budha dan Hindu menjadi hamba yang beriman dan rajin beribadah ke Vihara dan Pura.
Bisa juga murid kelas akhir, yaitu kelas 6 untuk SD, kelas 9 untuk SMP dan kelas 12 untuk SMA/SMK untuk meningkatkan kemampuan akademis, dengan ikut bimbingan belajar (Bimbel). Agar murid tersebut sukses masuk ke sekolah atau PTN yang diingkan.
Murid yang punya bakat non akademis, liburan ini bisa digunakan untuk meningkatkan latihan, sehingga kemampuannya semakin meningkat. Baik itu kemampuan olahraga, seni dan ketrampilan yang lain.
Dan yang terakhir, saat liburan dengan waktu yang longgar ini, kita bisa isi dengan ikut perlombangan atau pertandingan. Jika kita juara kan keren bro, nanti saat masuk sekolah, saat upacara bendera di lapangan, nama kita akan dipanggil untuk menerima piala dan hadiah. Betapa bahagianya dan bangganya kita dengan prestasi yang kita peroleh. Jayalah Indonesiaku
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














