BOGORTODAY.COM – Kabupaten Bogor tercatat menjadi daerah dengan jumlah orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) tertinggi di Jawa Barat, dengan angka mencapai sekitar 7.321 orang berdasarkan data yang beredar. Menanggapi temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan akan melengkapi sejumlah fasilitas sosial yang sudah tersedia untuk menangani persoalan ini.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, salah satu fasilitas yang akan dioptimalkan adalah Balai Kesejahteraan Sosial milik Pemerintah Kabupaten Bogor yang berlokasi di Kecamatan Citeureup.
“Salah satunya tempat sementara kita ada namanya Balai Kesejahteraan Sosial yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor di Citeureup,” kata Rudy, Jumat (26/6/2026).
Selain memanfaatkan fasilitas milik Pemkab, Rudy menyebut pihaknya juga akan menggandeng Balai Kesejahteraan Sosial milik Kementerian Sosial yang berada di Galuga untuk menangani ODGJ di Kabupaten Bogor. Namun, ia menjelaskan bahwa rumah sakit khusus penanganan gangguan jiwa justru berada di Kota Bogor.
“Lalu ada Balai Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial yang ada di Galuga, tetapi pusat rumah sakit untuk gangguan jiwa ada di Kota Bogor,” ucap dia.
Atas kondisi tersebut, Rudy menegaskan akan menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor guna menekan angka ODGJ di Kabupaten Bogor, mengingat fasilitas rumah sakit rujukan terdekat berada di wilayah Kota Bogor.
“Kita sama-sama saling mengisi dan tentunya tujuan kita, pemerintah kita adalah pelayan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bogor, kita ingin layani sebaik-baiknya,” tutup Rudy.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















