Benarkah Jahe Bisa Menurunkan Demam? Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya

BOGORTODAY.COM – Wedang jahe sudah lama menjadi minuman andalan masyarakat Indonesia ketika tubuh mulai meriang, flu, atau demam. Sensasi hangat yang dihasilkan membuat banyak orang merasa lebih nyaman dan percaya bahwa jahe mampu mempercepat pemulihan.

Namun, apakah jahe benar-benar dapat menurunkan demam, atau hanya memberikan rasa hangat sesaat? Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa rempah ini memang memiliki manfaat kesehatan, meski perannya bukan sebagai pengganti obat penurun panas.

Kandungan Jahe yang Membantu Meredakan Peradangan

Jahe mengandung berbagai senyawa aktif, di antaranya gingerol, shogaol, dan zingerone. Berdasarkan penelitian mengenai Immunomodulatory and Anti-inflammatory Therapeutic Potential of Gingerols, senyawa-senyawa tersebut memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, serta membantu mengatur respons sistem kekebalan tubuh.

Gingerol diketahui mampu menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu zat yang berperan dalam meningkatkan suhu tubuh ketika terjadi peradangan atau infeksi. Ketika produksi prostaglandin berkurang, respons peradangan ikut menurun sehingga suhu tubuh berpotensi menjadi lebih stabil.

Dengan mekanisme tersebut, konsumsi jahe dapat membantu meredakan demam ringan yang berkaitan dengan proses inflamasi di dalam tubuh.

Didukung Hasil Penelitian

Manfaat jahe sebagai penurun suhu tubuh juga ditemukan dalam penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Dalam penelitian tersebut, ekstrak jahe merah terbukti mampu menurunkan suhu tubuh pada hewan percobaan yang mengalami demam.

BACA JUGA :  5 Makanan yang Bisa Merusak Tulang, Harus Diwaspadai!

Peneliti menjelaskan bahwa efek tersebut berkaitan dengan kandungan gingerol yang bekerja menghambat sintesis prostaglandin sekaligus mengurangi proses peradangan.

Meski hasil penelitian ini cukup menjanjikan, para ahli menegaskan bahwa jahe lebih tepat digunakan sebagai terapi pendamping, bukan sebagai pengganti pengobatan medis.

Cara Mengonsumsi Jahe Saat Demam

Dalam pengobatan tradisional maupun berbagai penelitian herbal, jahe lebih sering dikonsumsi dalam bentuk minuman hangat dibanding dimakan mentah.

Saat dipanaskan, sebagian kandungan gingerol akan berubah menjadi shogaol yang juga memiliki aktivitas antiinflamasi cukup kuat. Oleh sebab itu, wedang jahe atau teh jahe menjadi pilihan yang paling umum.

Cara membuatnya pun cukup sederhana:

  • Geprek atau iris tipis beberapa ruas jahe segar.
  • Rebus atau seduh menggunakan air panas selama beberapa menit.
  • Sajikan selagi hangat. Bila diinginkan, tambahkan madu atau perasan lemon untuk memberikan rasa yang lebih nikmat sekaligus membantu meredakan tenggorokan.
BACA JUGA :  Orang Tua Wajib Tahu, Ini Jarak Aman Anak Menonton TV dan Dampaknya bagi Kesehatan Mata

Selain kandungan senyawa aktifnya, minuman hangat juga membantu menjaga kecukupan cairan tubuh sehingga dapat mengurangi rasa tidak nyaman saat demam.

Jangan Dikonsumsi Berlebihan

Walaupun memiliki banyak manfaat, konsumsi jahe tetap perlu dibatasi. Tinjauan ilmiah berjudul Ginger on Human Health: A Comprehensive Systematic Review menyebutkan bahwa konsumsi jahe dalam jumlah berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan, seperti nyeri lambung, sensasi panas di dada (heartburn), mual, hingga diare pada sebagian orang.

Karena itu, jahe sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian dari upaya membantu meredakan gejala, bukan sebagai obat utama.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika demam tidak kunjung turun selama beberapa hari, suhunya sangat tinggi, atau disertai gejala serius seperti sesak napas, muntah terus-menerus, penurunan kesadaran, maupun tanda infeksi berat lainnya, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.

Jahe memang dapat membantu membuat tubuh terasa lebih nyaman dan berpotensi mengurangi peradangan ringan. Namun, penanganan medis tetap menjadi langkah utama apabila demam berlangsung berkepanjangan atau disebabkan oleh penyakit yang memerlukan terapi khusus.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================