Mengenal Beragam Jenis Garam: Mana yang Paling Baik untuk Kesehatan?

Meski mengandung sejumlah mineral tambahan, jumlahnya relatif kecil sehingga tidak memberikan manfaat kesehatan yang signifikan bagi tubuh. Sama seperti jenis garam lainnya, garam Himalaya tetap mengandung natrium yang perlu dibatasi konsumsinya.

Karena itu, anggapan bahwa garam Himalaya jauh lebih sehat dibanding garam biasa belum didukung bukti ilmiah yang kuat.

Garam Kosher Lebih Populer di Dunia Kuliner

Jenis garam lain yang cukup populer adalah garam kosher. Garam ini memiliki ukuran kristal yang lebih besar dibandingkan garam meja biasa.

Keunggulan utamanya bukan pada kandungan nutrisi, melainkan kemudahan penggunaan saat memasak. Bentuk kristalnya membuat garam kosher lebih mudah ditaburkan dan dikontrol jumlahnya, sehingga banyak digunakan oleh para koki profesional.

BACA JUGA :  Studi Ungkap Gen Z dan Milenial Alami Penuaan Lebih Cepat, Risiko Kanker Usia Muda Meningkat

Hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa garam kosher lebih sehat dibandingkan jenis garam lainnya.

Garam Rendah Natrium untuk Alternatif Tertentu

Bagi sebagian orang, garam rendah natrium dapat menjadi pilihan. Pada jenis garam ini, sebagian kandungan natrium diganti dengan kalium sehingga dapat membantu menurunkan asupan natrium harian.

Penggunaan garam rendah natrium dinilai berpotensi membantu mengendalikan tekanan darah pada orang dewasa. Namun, jenis garam ini tidak cocok untuk semua orang.

Mereka yang memiliki gangguan ginjal atau sedang mengonsumsi obat tertentu perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena kandungan kaliumnya lebih tinggi dibanding garam biasa.

Jadi, Garam Mana yang Paling Sehat?

BACA JUGA :  Tio Pakusadewo Ungkap Perjuangan Melawan Penyakit, Enam Bulan Bolak-Balik Rumah Sakit hingga Jalani Berbagai Perawatan

Jika mempertimbangkan kebutuhan nutrisi masyarakat secara umum, garam beriodium yang dikonsumsi dalam jumlah wajar masih menjadi pilihan terbaik. Kandungan iodium yang dimilikinya memberikan manfaat tambahan yang tidak selalu ditemukan pada jenis garam lain.

Pada akhirnya, kesehatan tidak hanya ditentukan oleh jenis garam yang digunakan, tetapi juga oleh seberapa banyak garam yang dikonsumsi setiap hari. Baik garam laut, garam Himalaya, maupun garam kosher tetap mengandung natrium yang dapat berdampak buruk bila digunakan secara berlebihan.

Karena itu, langkah paling bijak adalah memilih garam yang sesuai kebutuhan dan tetap membatasi konsumsinya agar kesehatan tubuh tetap terjaga dalam jangka panjang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================