BOGORTODAY.COM – Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika kadar gula darah berada di atas batas normal akibat gangguan produksi atau kerja hormon insulin. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, gangguan penglihatan, hingga meningkatkan risiko kematian.
Karena itu, mengenali tanda-tanda awal diabetes sangat penting agar penyakit dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi lebih parah.
Jumlah penderita diabetes di dunia pun terus meningkat. Federasi Diabetes Internasional (International Diabetes Federation/IDF) mencatat pada 2021 terdapat sekitar 537 juta orang yang hidup dengan diabetes. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah hingga mencapai 643 juta orang pada 2030.
Di Indonesia, diabetes juga menjadi perhatian serius. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan jumlah kasus diabetes pada anak mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, menandakan bahwa penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga dapat terjadi pada anak-anak.
Berikut beberapa gejala awal diabetes yang perlu diwaspadai.
- Mudah Merasa Haus
Rasa haus yang muncul terus-menerus meski tidak melakukan aktivitas berat dapat menjadi salah satu tanda diabetes.
Kondisi ini terjadi karena kadar gula darah yang tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine. Akibatnya, tubuh kehilangan banyak cairan sehingga memicu rasa haus yang berlebihan.
- Sering Buang Air Kecil
Peningkatan frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari, juga menjadi gejala yang sering dialami penderita diabetes.
Ginjal akan mengeluarkan lebih banyak urine sebagai upaya membuang gula darah berlebih dari dalam tubuh.
- Mudah Lapar
Meski sudah makan, penderita diabetes sering kali tetap merasa lapar.
Hal ini terjadi karena glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel secara optimal akibat gangguan fungsi insulin. Akibatnya, tubuh kekurangan energi dan terus mengirimkan sinyal lapar.
- Berat Badan Menurun Tanpa Sebab
Penurunan berat badan secara drastis tanpa menjalani program diet atau olahraga juga patut diwaspadai.
Ketika tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai sumber energi, tubuh akan mulai membakar lemak dan otot sehingga berat badan menurun.
- Penglihatan Menjadi Kabur
Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi cairan pada lensa mata sehingga bentuknya berubah.
Akibatnya, mata kesulitan memfokuskan penglihatan dan membuat pandangan menjadi kabur.
- Kesemutan atau Mati Rasa
Diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak saraf akibat tingginya kadar gula darah.
Gejalanya berupa sensasi kesemutan, kebas, atau mati rasa yang umumnya muncul di tangan maupun kaki.
- Tubuh Mudah Lelah
Rasa lelah berlebihan juga sering menjadi tanda awal diabetes.
Karena glukosa tidak dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber energi, tubuh menjadi lebih cepat lemas meski aktivitas yang dilakukan tidak terlalu berat.
- Kulit Menjadi Sangat Kering
Hilangnya banyak cairan melalui urine membuat tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi.
Akibatnya, kulit menjadi kering, mudah pecah-pecah, dan mulut juga terasa kering.
- Luka Sulit Sembuh
Proses penyembuhan luka yang berlangsung lebih lama dari biasanya merupakan salah satu ciri khas diabetes.
Kadar gula darah yang tinggi dapat mengganggu sirkulasi darah serta memperlambat proses perbaikan jaringan tubuh.
- Mudah Mengalami Infeksi
Penderita diabetes juga lebih rentan mengalami infeksi, baik pada kulit, gusi, saluran kemih, maupun area kewanitaan.
Selain lebih mudah terinfeksi, proses penyembuhannya pun umumnya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan orang dengan kadar gula darah normal.
- Gatal pada Kulit
Rasa gatal yang muncul terus-menerus, terutama di area lipatan tubuh, ketiak, mulut, atau organ intim, juga dapat menjadi tanda diabetes.
Kondisi ini dipicu oleh tingginya kadar gula darah yang mempermudah pertumbuhan jamur maupun bakteri penyebab infeksi pada kulit.
Segera Periksa Jika Mengalami Gejala
Tidak semua orang yang mengalami satu atau dua gejala di atas pasti menderita diabetes. Namun, jika beberapa tanda muncul secara bersamaan atau berlangsung dalam waktu lama, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah dan berkonsultasi dengan tenaga medis.
Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi serius akibat diabetes. Selain pemeriksaan rutin, menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, mempertahankan berat badan ideal, serta membatasi konsumsi gula berlebih juga menjadi cara efektif untuk menurunkan risiko terkena penyakit ini.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















