
“Walaupun ada prestasi yang diraih, masih banyak kritik terhadap Dinas Lingkungan Hidup. Artinya masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Ini menjadi tantangan bagi kepala dinas berikutnya untuk terus memperbaiki sistem dan memperhatikan kesejahteraan karyawan,” ujar Deni.
Di penghujung masa pengabdiannya, Deni juga menyinggung proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang saat ini tengah dipersiapkan Pemerintah Kota Bogor. Ia menyebut teknologi pengolahan sampah menjadi energi merupakan salah satu solusi masa depan dalam pengelolaan sampah sekaligus mendukung transisi energi.
“Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik merupakan salah satu pilihan teknologi yang harus terus dikembangkan. Sampah bisa menjadi energi terbarukan sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil seperti batu bara maupun solar,” jelasnya.
Deni optimistis program PSEL akan terus berjalan sesuai target meski dirinya memasuki masa pensiun. Menurutnya, kepala dinas yang baru Bapak Rudy Mashudi telah mengikuti proses perencanaan sejak awal saat masih menjabat sebagai Kepala Bappeda Kota Bogor.
“Beliau sudah mengikuti seluruh proses sejak awal, mulai dari tahapan bagaimana Kota Bogor, bisa terpilih menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program PSEL. Saya yakin beliau akan segera mengakselerasi pelaksanaannya sesuai timeline yang telah ditetapkan pemerintah pusat maupun Pemerintah Kota Bogor,” pungkasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















