
Ajeng juga menegaskan bahwa anak yang bahagia umumnya lahir dari orang tua yang mampu menjalankan perannya dengan baik. Karena itu, kesejahteraan emosional orang tua juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pola pengasuhan yang sehat.
Peran Orang Tua Dimulai Sejak Masa Kehamilan
Pembentukan karakter anak sebenarnya sudah dimulai bahkan sebelum kelahiran. Kondisi kesehatan fisik maupun emosional ibu selama kehamilan memiliki pengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak di masa mendatang.
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Erfenes, menjelaskan bahwa menjaga kesehatan ibu merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan ayah sejak masa perencanaan kehamilan, selama kehamilan, hingga setelah persalinan. Dukungan tersebut dapat membantu mengurangi stres pada ibu, meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif, menurunkan risiko komplikasi, sekaligus menciptakan lingkungan keluarga yang lebih kondusif bagi perkembangan anak.
Beri Kesempatan Anak untuk Bereksplorasi
Setelah anak lahir, orang tua juga dianjurkan memberikan ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi kemampuan sesuai tahap perkembangannya. Bermain, mencoba pengalaman baru, mengekspresikan pendapat, hingga mengambil keputusan sederhana merupakan bagian penting dalam membangun kemandirian dan rasa percaya diri.
Lingkungan yang mendukung akan membantu anak belajar menghadapi tantangan tanpa takut gagal. Dari pengalaman tersebut, anak akan berkembang menjadi pribadi yang lebih tangguh sekaligus mampu mengenali kelebihan yang dimilikinya.
Anak Hebat Bukan Selalu yang Menjadi Juara
Senior Brand Manager Konicare, Silvyati K. Putri, menyampaikan bahwa keberhasilan anak tidak semata-mata diukur dari prestasi akademik atau kemenangan dalam perlombaan.
Menurutnya, anak yang hebat adalah mereka yang memiliki keberanian untuk mencoba hal baru, mampu menentukan pilihan, bebas mengekspresikan diri, serta terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Ia juga menekankan bahwa dukungan keluarga dapat dibangun melalui berbagai kebiasaan sederhana, mulai dari perhatian terhadap kesehatan anak, pemberian edukasi yang tepat, hingga interaksi positif dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, pengasuhan yang berkualitas bukan hanya tentang menyediakan kebutuhan materi, melainkan juga menghadirkan kasih sayang, komunikasi yang baik, dan dukungan emosional. Ketika orang tua mampu menciptakan suasana keluarga yang hangat dan penuh perhatian, anak pun memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, percaya diri, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














