
Ia menjelaskan, normalisasi irigasi di Kecamatan Cariu dan Tanjungsari menjadi prioritas karena mengairi sekitar 700 hingga 800 hektare lahan pertanian. Sementara di kawasan Ciseeng, Kemang, Parung dan Rancabungur yang merupakan kawasan Minapolitan dengan sekitar 200 hektare kolam perikanan, Pemkab Bogor memastikan pasokan air tetap tersedia selama musim kemarau.
“Kami ingin memastikan ketika musim kemarau tiba, sawah tetap mendapatkan air dan sentra perikanan tetap bisa berproduksi. Karena itu kami juga menyiapkan pipanisasi dari beberapa mata air serta pembangunan sumur di sejumlah titik untuk mengantisipasi kekeringan di beberapa wilayah Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Rudy juga menegaskan bahwa penataan yang dilakukan bukan hanya sebatas normalisasi saluran air, tetapi juga penertiban bangunan yang berdiri di atas bantaran sungai agar fungsi drainase dan irigasi dapat kembali berjalan maksimal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















