
Hanya tiga menit kemudian, Trossard mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sundulan Tielemans menjadi gol penyeimbang. Selepas gol tersebut, keduanya tampak saling berpelukan sebagai tanda berakhirnya perselisihan yang sempat terjadi sebelumnya.
Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal usai sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada extra time, Belgia akhirnya menyempurnakan kebangkitannya. Tielemans dijatuhkan di kotak penalti menjelang pertandingan berakhir, dan setelah keputusan wasit dikonfirmasi melalui tinjauan VAR, gelandang berusia 29 tahun itu maju sebagai eksekutor.
Dengan tenang, Tielemans sukses menaklukkan penjaga gawang Senegal dan membawa Belgia berbalik unggul 3-2. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan dramatis tim asuhan Rudi Garcia sekaligus mengantarkan Belgia melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol penalti itu juga tercatat sebagai gol paling akhir yang pernah dicetak dalam sejarah Piala Dunia.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa ketegangan di tengah laga tidak selalu berakhir buruk. Meski sempat berselisih, Trossard dan Tielemans mampu mengubah konflik menjadi kerja sama yang menghasilkan salah satu comeback paling dramatis di Piala Dunia 2026.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














