Jangan Asal Pakai Air Panas! Ini 7 Benda di Rumah yang Sebaiknya Dibersihkan dengan Cara Lain

BOGORTODAY.COM Air panas sering menjadi pilihan saat membersihkan peralatan rumah tangga karena dipercaya mampu melarutkan kotoran lebih cepat sekaligus membantu membunuh kuman. Namun, anggapan bahwa semua benda aman dicuci dengan air panas ternyata tidak sepenuhnya benar.

Beberapa material justru bisa mengalami kerusakan jika terlalu sering terkena suhu tinggi. Mulai dari berubah bentuk, retak, hingga kehilangan fungsi aslinya. Karena itu, penting mengetahui jenis barang yang sebaiknya dibersihkan menggunakan air hangat atau bahkan air dingin.

Berikut tujuh benda yang sebaiknya tidak dicuci menggunakan air panas.

  1. Lantai kayu dan laminate

Lantai berbahan kayu memiliki pori-pori alami yang mudah bereaksi terhadap panas dan kelembapan. Penggunaan air panas dapat membuat kayu mengembang, melengkung, hingga retak.

Hal serupa juga berlaku pada lantai laminate yang mengandung serat kayu. Agar lebih awet, gunakan kain pel dengan sedikit air dingin atau air hangat, lalu segera keringkan permukaannya.

  1. Wadah plastik

Tidak semua wadah plastik tahan terhadap suhu tinggi. Air yang terlalu panas bisa membuat plastik melengkung, menyusut, bahkan berubah bentuk sehingga tidak lagi nyaman digunakan.

BACA JUGA :  Warga Kabupaten Bogor Suarakan Dukungan agar Program MBG Terus Berjalan

Untuk membersihkannya, cukup gunakan air hangat dan sabun cuci piring agar wadah tetap bersih tanpa merusak materialnya.

  1. Gelas bekas minuman dingin

Menuangkan air panas ke dalam gelas yang masih dingin berisiko menyebabkan perubahan suhu secara drastis. Akibatnya, gelas bisa retak bahkan pecah.

Sebaiknya diamkan gelas beberapa saat hingga mencapai suhu ruang sebelum dicuci.

  1. Talenan dan peralatan berbahan kayu

Talenan, spatula, maupun sendok kayu memiliki karakteristik yang sama dengan lantai kayu. Paparan air panas dapat membuat permukaannya mengembang, retak, atau berubah bentuk.

Gunakan air hangat dan sabun saat mencuci, kemudian segera lap hingga kering agar tidak menyerap terlalu banyak air.

  1. Botol termos

Meski dirancang untuk menjaga suhu minuman, bagian insulasi pada botol termos justru bisa rusak jika sering terkena air yang terlalu panas saat dicuci.

Perawatan terbaik adalah menggunakan air hangat dan sabun, kemudian membiarkannya mengering secara alami sebelum digunakan kembali.

  1. Perhiasan dengan batu tertentu
BACA JUGA :  Lupa Membaca Surat Pendek Setelah Al-Fatihah, Apakah Salat Tetap Sah? Ini Penjelasan Hukumnya

Perhiasan yang menggunakan batu alami seperti mutiara atau batu berpori lainnya sebaiknya tidak dibersihkan dengan air panas. Suhu tinggi dapat memengaruhi warna, merusak permukaan batu, bahkan melonggarkan dudukannya.

Untuk menjaga kilau perhiasan, gunakan cairan pembersih khusus dan sikat berbulu lembut dengan air dingin.

  1. Kuas cat

Air panas dapat merusak bulu kuas sekaligus melemahkan perekat yang menahan bulu pada gagangnya. Jika gagangnya berbahan kayu, risiko retak juga akan meningkat.

Gunakan cairan pembersih yang sesuai dengan jenis cat. Untuk cat berbahan dasar air, cukup gunakan air hangat, sedangkan cat berbahan minyak memerlukan pelarut khusus seperti mineral spirits.

Meski dikenal ampuh mengangkat kotoran, air panas tidak selalu menjadi solusi terbaik untuk semua jenis barang. Menyesuaikan cara pembersihan dengan material setiap benda tidak hanya membantu menjaga kebersihan, tetapi juga memperpanjang usia pakainya sehingga tetap awet digunakan dalam jangka panjang.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================