BOGORTODAY.COM – Cokelat menjadi salah satu camilan favorit banyak orang karena rasanya yang manis dan mudah dinikmati kapan saja, termasuk pada malam hari. Namun, tidak sedikit yang belum mengetahui bahwa cokelat ternyata mengandung kafein, meski jumlahnya tidak sebanyak kopi.
Kafein pada cokelat berasal dari biji kakao, bahan utama dalam proses pembuatannya. Selain kafein, biji kakao juga mengandung teobromin, yaitu senyawa alami yang memiliki efek merangsang sistem saraf, meskipun lebih ringan dibandingkan kafein.
Mengapa Cokelat Bisa Membuat Tubuh Lebih Segar?
Perpaduan kafein dan teobromin dipercaya menjadi alasan mengapa sebagian orang merasa lebih berenergi setelah mengonsumsi cokelat. Kedua zat tersebut dapat memberikan efek stimulasi ringan yang membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah.
Meski demikian, efeknya umumnya tidak sekuat secangkir kopi karena kandungan kafein pada cokelat jauh lebih rendah.
Kandungan Kafein Berbeda pada Setiap Jenis Cokelat
Tidak semua jenis cokelat memiliki kadar kafein yang sama. Besarnya kandungan kafein dipengaruhi oleh jumlah padatan kakao (cocoa solids) yang digunakan dalam produk tersebut.
Semakin tinggi persentase kakao, semakin besar pula kandungan kafeinnya. Itulah sebabnya dark chocolate memiliki kadar kafein lebih tinggi dibandingkan milk chocolate.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















