
Sementara itu, cokelat putih hampir tidak mengandung kafein karena dibuat menggunakan lemak kakao (cocoa butter) tanpa tambahan padatan kakao yang menjadi sumber utama senyawa tersebut.
Berapa Banyak Kafein dalam Cokelat?
Berdasarkan data gizi, sekitar 28 gram dark chocolate mengandung sekitar 12 hingga 24 miligram kafein. Adapun milk chocolate dalam porsi sekitar 43 gram mengandung kurang lebih 9 miligram kafein.
Sebagai perbandingan, satu cangkir kopi seduh rata-rata mengandung sekitar 80 hingga 100 miligram kafein. Dengan demikian, kandungan kafein pada cokelat tergolong jauh lebih rendah dibandingkan minuman kopi.
Perlukah Menghindari Cokelat pada Malam Hari?
Bagi sebagian besar orang, mengonsumsi cokelat dalam jumlah wajar tidak akan menimbulkan masalah. Namun, mereka yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap kafein mungkin akan merasakan efek seperti sulit tidur atau tubuh terasa lebih terjaga, terutama jika mengonsumsi dark chocolate dalam jumlah banyak menjelang waktu istirahat.
Karena itu, jika Anda sering mengalami gangguan tidur setelah mengonsumsi makanan atau minuman berkafein, sebaiknya perhatikan jenis cokelat yang dipilih serta porsinya. Mengurangi konsumsi cokelat berkadar kakao tinggi pada malam hari dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menjaga kualitas tidur.
Meski mengandung kafein, cokelat tetap dapat menjadi camilan yang nikmat apabila dikonsumsi secara bijak dan tidak berlebihan. Memahami kandungan setiap jenis cokelat akan membantu Anda menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















