3 Hal yang Bisa Menghalangi Terkabulnya Doa Menurut Islam, Jangan Diabaikan

Berdoa
Ilustrasi Berdoa. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam Islam. Melalui doa, seorang hamba menyampaikan harapan, kebutuhan, dan permohonannya kepada Allah SWT. Bahkan, Allah telah menjanjikan bahwa Dia akan mendengar dan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh petunjuk.”
(QS. Al-Baqarah: 186)

Meski demikian, terkabulnya doa tidak selalu berarti Allah memberikan apa yang diminta saat itu juga. Dalam ajaran Islam dijelaskan bahwa jawaban atas doa dapat berupa dikabulkan sesuai harapan, diganti dengan kebaikan lain yang lebih bermanfaat, atau ditunda sebagai pahala yang akan diberikan di akhirat.

Karena itu, selain memperbanyak doa, umat Islam juga dianjurkan menjaga adab dan menjauhi hal-hal yang dapat menjadi penghalang terkabulnya doa.

Berikut beberapa di antaranya.

  1. Lalai Menjalankan Kewajiban kepada Allah

Salah satu penyebab doa sulit dikabulkan adalah ketika seseorang hanya mengingat Allah saat membutuhkan pertolongan, tetapi mengabaikan kewajiban yang telah diperintahkan-Nya.

Imam Al-Ghazali dalam kitab Agar Keinginan Cepat Terkabul menjelaskan bahwa seorang hamba hendaknya lebih dahulu menunaikan kewajibannya, seperti salat, puasa, zakat, dan berbagai bentuk ketaatan lainnya. Setelah menjalankan kewajiban tersebut, barulah ia memohon berbagai kebutuhan kepada Allah.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Genjot Sanitasi lewat Pelebaran Jalan Bambu Kuning-Citayam

Sikap hanya datang kepada Allah ketika sedang mengalami kesulitan, tetapi melupakan-Nya saat memperoleh kelapangan hidup, termasuk perilaku yang tidak seharusnya dimiliki seorang mukmin.

  1. Berdoa Tanpa Keyakinan

Doa juga sebaiknya dipanjatkan dengan penuh keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan setiap permohonan hamba-Nya.

Keraguan atau sikap pesimis saat berdoa dapat menjadi salah satu penghalang terkabulnya doa. Imam Al-Ghazali menekankan pentingnya menghadirkan keyakinan penuh terhadap sifat Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), Maha Penyayang (Ar-Rahim), dan Maha Kaya (Al-Ghani).

Keyakinan tersebut akan menumbuhkan keikhlasan dan ketenangan hati ketika memohon kepada-Nya, sekaligus menjadi bagian dari adab dalam berdoa.

  1. Mengonsumsi Makanan dan Harta yang Haram

Dalam Islam, kehalalan makanan, minuman, serta sumber penghasilan memiliki pengaruh besar terhadap diterimanya amal ibadah, termasuk doa.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Allah hanya menerima sesuatu yang baik. Oleh sebab itu, seseorang dianjurkan menjaga sumber rezekinya agar berasal dari cara yang halal dan tidak bercampur dengan perkara yang diharamkan.

BACA JUGA :  Cibinong Masuk 10 Besar Pemain Judol, Camat Buka Suara

Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menceritakan seorang musafir yang telah menempuh perjalanan jauh. Ia mengangkat kedua tangannya sambil berdoa memohon kepada Allah. Namun, makanan, minuman, pakaian, dan penghasilannya berasal dari sesuatu yang haram.

Rasulullah SAW kemudian bersabda bahwa dalam kondisi seperti itu, bagaimana mungkin doanya dapat dikabulkan.

Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kehalalan rezeki merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim, bukan hanya untuk keberkahan hidup, tetapi juga agar ibadah dan doa lebih mudah diterima oleh Allah SWT.

Berdoa Disertai Ikhtiar dan Kesabaran

Selain menghindari berbagai penghalang di atas, umat Islam juga dianjurkan untuk terus berikhtiar, bersabar, serta tidak mudah berputus asa ketika doa belum terkabul sesuai harapan.

Allah SWT memiliki hikmah terbaik atas setiap doa yang dipanjatkan. Apa yang tampak sebagai penundaan bisa jadi merupakan bentuk kasih sayang-Nya, karena Allah mengetahui waktu dan cara terbaik untuk memberikan sesuatu kepada hamba-Nya.

Dengan menjaga ketaatan, memperkuat keyakinan, serta memastikan rezeki yang diperoleh berasal dari jalan yang halal, seorang Muslim diharapkan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah sekaligus meningkatkan kualitas doa yang dipanjatkannya.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================