
BOGORTODAY.COM – Musim kemarau melanda enam kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat hingga mengakibatkan 7.791 jiwa mengalami kekeringan sejak 10 Juni hingga 7 Juli 2026. Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor telah menyalurkan 85.000 liter air bersih kepada warga terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengatakan, distribusi air bersih tersebut merupakan respons atas kesulitan warga mendapatkan air akibat kemarau berkepanjangan.
“Selama periode tersebut, BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan total 85.000 liter air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau,” kata Adam, Kamis (9/7/2026).
Adam merinci, enam kecamatan yang warganya mengalami kekeringan meliputi Citeureup, Nanggung, Babakan Madang, Jonggol, Sukajaya, dan Sukaraja.
“Kecamatan Citeureup, Nanggung, Babakan Madang, Jonggol, Sukajaya, dan Sukaraja,” ujar dia.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus memantau dan bersiap siaga menyalurkan bantuan air bersih susulan apabila dibutuhkan. Ia meminta warga yang mengalami kekeringan agar segera melapor ke pemerintah desa atau kecamatan setempat.
“Selama musim kemarau, kami terus bersiaga dan akan merespons setiap laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih,” tutup Adam.
Bagi Halaman
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















