
Menyikapi fenomena tersebut, Dedie mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan pipa-pipa intake tetap mendapatkan pasokan air yang cukup agar proses pengolahan air bersih untuk warga tidak terputus.
“Kondisinya memang volume dan debit air menurun tajam. Namun, kami masih terus mencoba mencari alternatif bagaimana pipa intake-nya itu bisa tetap teraliri air supaya bisa diolah. Saat ini kami sedang mencarikan solusi yang terbaik,” ungkap Dedie.
Wali Kota Bogor pun memastikan hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai wilayah pemukiman warga yang mengalami kekeringan total secara langsung.
“Kalau terdampak kekeringan langsung sih tidak, belum ya. Akan tetapi, intake di dua sumber air baku kita—yakni di Ciherang Pondok dan Katulampa—ini yang harus benar-benar kita waspadai,” tegasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














