
“Perkiraan sementara, volume sampah mencapai sekitar 230 truk. Jika proses berjalan lancar, kami menargetkan pembersihan dapat selesai dalam waktu kurang lebih lima hari,” jelasnya.
Menurut Agus, proses pembersihan di lapangan tidak mudah. Selain tumpukan sampah rumah tangga, petugas juga menemukan batang dan dahan pohon berukuran besar yang menyangkut di aliran sungai sehingga harus diangkat dan dipotong terlebih dahulu sebelum sampah lainnya dapat dievakuasi.
Tidak hanya itu, berbagai barang berukuran besar juga ditemukan di dalam sungai, mulai dari kulkas, televisi, hingga kasur. Temuan tersebut menunjukkan masih adanya perilaku membuang sampah sembarangan yang memperparah kondisi sungai.
“Dari informasi tim DPU, kedalaman timbunan sampah mencapai sekitar dua meter. Karena itu, proses pembersihan membutuhkan upaya yang sangat ekstra, baik dari sisi personel, armada, maupun penggunaan alat berat,” katanya.
Pemkab Bogor mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke aliran air. Keberhasilan normalisasi sungai tidak hanya bergantung pada kerja pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh warga agar sungai tetap bersih, aliran air lancar, serta risiko banjir dapat diminimalkan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















