Sering Duduk dengan Dompet di Saku Belakang? Ini Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

Dompet
Ilustrasi Dompet di Saku Belakang. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Bagi sebagian pria, menyimpan dompet di saku belakang celana sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Letaknya yang mudah dijangkau membuat cara ini dianggap paling praktis ketika ingin mengambil kartu, uang, atau barang penting lainnya.

Namun, kebiasaan tersebut sering kali tetap dilakukan saat duduk dalam waktu lama, seperti ketika bekerja di kantor, mengemudi, makan, atau bersantai. Meski terlihat tidak berbahaya, duduk di atas dompet secara terus-menerus ternyata dapat memberikan dampak buruk bagi postur tubuh.

Dompet yang terselip di bawah salah satu sisi bokong dapat membuat posisi duduk menjadi tidak seimbang. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi memicu gangguan pada otot, panggul, hingga punggung.

BACA JUGA :  20 Hari Perwali Berjalan, Pemkot Bogor Matikan Izin Operasional 213 Angkot

Berikut beberapa masalah yang bisa muncul akibat kebiasaan duduk dengan dompet di saku belakang.

  1. Membuat Postur Tubuh Tidak Seimbang

Dompet yang memiliki ketebalan tertentu dapat menyebabkan salah satu sisi bokong berada lebih tinggi dibandingkan sisi lainnya saat duduk.

Perubahan kecil tersebut membuat tubuh harus melakukan penyesuaian agar tetap dalam posisi tegak. Panggul, tulang belakang bagian bawah, hingga area leher akan ikut bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan.

Jika berlangsung setiap hari, tekanan tambahan pada otot dan persendian dapat memicu rasa tidak nyaman seperti pegal, kaku, atau nyeri, terutama setelah duduk dalam waktu lama.

  1. Menyebabkan Nyeri pada Punggung hingga Kaki
BACA JUGA :  Ruben Onsu Dikabarkan Alami Penurunan Kondisi Fisik di Tengah Sengketa Hak Asuh Anak

Ketika posisi duduk tidak sejajar, panggul dapat mengalami kemiringan yang kemudian memengaruhi susunan tulang belakang.

Tubuh akan melakukan kompensasi dengan mengubah posisi tulang belakang agar kepala dan pandangan tetap lurus. Namun, kebiasaan tersebut dapat membuat otot bekerja secara tidak proporsional.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengurangi kestabilan tubuh, meningkatkan ketegangan otot, serta memberi tekanan lebih besar pada area pinggul dan punggung bawah.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================