Sering Duduk dengan Dompet di Saku Belakang? Ini Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

Tidak hanya berhenti pada rasa nyeri di punggung, keluhan juga dapat menjalar hingga bagian kaki.

  1. Berisiko Mengganggu Saraf Skiatik

Salah satu dampak yang perlu diwaspadai dari kebiasaan ini adalah tekanan pada saraf skiatik.

Saraf skiatik merupakan saraf terbesar dalam tubuh yang berasal dari punggung bagian bawah, melewati area bokong, kemudian menjalar hingga ke kaki.

Dompet yang terus menekan area bokong saat duduk dapat mengganggu jaringan di sekitarnya, termasuk otot piriformis yang berdekatan dengan saraf tersebut.

BACA JUGA :  Siasati Kemarau Panjang, Perumda Tirta Pakuan Optimalkan Volume Air Pasir Angin

Jika mengalami iritasi, seseorang dapat merasakan gejala seperti:

  • Nyeri pada bokong yang menjalar ke paha atau betis.
  • Rasa kebas pada bagian kaki.
  • Sensasi tidak nyaman saat duduk terlalu lama.

Cara Mengurangi Risikonya

Untuk menjaga kesehatan postur tubuh, kebiasaan menyimpan dompet di saku belakang sebaiknya mulai dikurangi, terutama ketika akan duduk dalam waktu lama.

Jika tetap membawa dompet di saku belakang, biasakan untuk mengeluarkannya terlebih dahulu sebelum duduk, terutama saat bekerja, mengemudi, atau melakukan perjalanan jauh.

BACA JUGA :  Benarkah Minum Susu Bisa Menambah Tinggi Badan? Ini Penjelasan Ilmiah yang Perlu Diketahui

Alternatif lainnya adalah menggunakan dompet dengan ukuran lebih tipis atau menyimpannya di tempat lain, seperti saku depan atau tas kecil.

Meski terlihat sebagai kebiasaan sederhana, posisi duduk yang dilakukan berulang setiap hari dapat memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh. Menjaga posisi duduk tetap seimbang menjadi salah satu langkah mudah untuk mencegah munculnya gangguan pada punggung dan pinggul.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================