AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Ketegangan di Selat Hormuz Kembali Memanas

AS
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Ketegangan di Selat Hormuz Kembali Memanas. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Situasi keamanan di kawasan Teluk kembali menjadi sorotan setelah Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan militer terhadap sejumlah target di Iran pada Minggu malam (12/7/2026).

Operasi tersebut diklaim sebagai langkah untuk mengurangi kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, salah satu rute perdagangan energi paling vital di dunia.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa operasi dilakukan atas perintah Presiden Donald Trump. Serangan difokuskan pada berbagai fasilitas militer yang dinilai berkaitan dengan kemampuan pertahanan dan serangan Iran.

Puluhan Target Militer Diserang

Dalam keterangan resminya, CENTCOM menyebut telah menyerang puluhan sasaran menggunakan amunisi presisi tinggi. Target operasi meliputi sistem pertahanan udara, radar pantai, fasilitas rudal, infrastruktur drone, hingga kapal-kapal kecil yang diduga memiliki peran dalam aktivitas militer Iran.

BACA JUGA :  Benarkah Cokelat Baik untuk Jantung? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Operasi kali ini juga disebut menjadi yang pertama menggunakan kombinasi berbagai platform tempur secara bersamaan. Amerika mengerahkan pesawat tempur, kapal perang, drone udara sekali pakai (one-way attack drone), serta drone laut untuk mendukung serangan.

Media Iran melaporkan sejumlah ledakan terdengar di beberapa wilayah, termasuk Bandar Abbas dan Bushehr yang memiliki nilai strategis bagi pertahanan negara tersebut.

AS Tegaskan Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Washington menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran internasional yang tidak berada di bawah kendali Iran, meskipun negara itu berbatasan langsung dengan kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Belgia Unggul 2-1 atas Amerika Serikat pada Babak Pertama 16 Besar Piala Dunia 2026

Menurut CENTCOM, keberadaan pasukan Amerika di kawasan bertujuan menjaga kebebasan navigasi bagi kapal-kapal dagang internasional di tengah meningkatnya ancaman terhadap aktivitas pelayaran.

Amerika juga menuduh Teheran terus melakukan intimidasi dan tindakan yang dinilai mengganggu keamanan maritim di kawasan Teluk.

Iran Sebut Serangan Gagalkan Upaya Diplomasi

Pemerintah Iran mengecam keras aksi militer terbaru Amerika Serikat. Kementerian Luar Negeri Iran menilai serangan tersebut telah merusak berbagai upaya diplomatik yang selama beberapa bulan terakhir dilakukan untuk meredakan ketegangan.

Teheran juga menuduh Washington memperburuk situasi keamanan di Selat Hormuz dan mengganggu jalur perdagangan internasional.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================