Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Kenali Tanda-Tanda Awal yang Kerap Diabaikan

Selain mata, kolesterol tinggi juga dapat memunculkan benjolan kecil berwarna kekuningan yang disebut xanthoma.

Benjolan ini terbentuk akibat endapan lemak di bawah kulit dan umumnya muncul di beberapa bagian tubuh, seperti:

  • Kelopak mata (xanthelasma).
  • Siku.
  • Lutut.
  • Tendon Achilles atau bagian belakang tumit.

Banyak orang menganggap benjolan tersebut hanya gangguan kulit biasa. Padahal, kemunculannya bisa menjadi sinyal bahwa kadar kolesterol dalam tubuh sudah terlalu tinggi.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Sebagian besar berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari, antara lain:

  • Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan makanan olahan.
  • Kurangnya aktivitas fisik atau terlalu banyak duduk.
  • Kebiasaan merokok.
  • Stres berkepanjangan yang tidak terkelola dengan baik.

Selain gaya hidup, beberapa kondisi kesehatan juga dapat meningkatkan risiko, seperti obesitas, diabetes tipe 2, serta faktor keturunan. Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kolesterol tinggi perlu lebih waspada.

BACA JUGA :  DPRD Kota Bogor Minta Dinsos Benahi Data DTSN demi Akurasi Beasiswa hingga Layanan Kesehatan

Jangan Menunggu Gejala Berat Muncul

Pada banyak kasus, gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau tubuh mudah lelah baru muncul ketika penyumbatan pembuluh darah sudah cukup parah.

Artinya, kerusakan telah berlangsung dalam waktu lama tanpa disadari. Oleh sebab itu, menunggu munculnya keluhan bukanlah cara yang tepat untuk mengetahui kondisi kolesterol.

Pemeriksaan Darah Tetap Menjadi Cara Terbaik

Cara paling akurat untuk mengetahui kadar kolesterol adalah melalui tes profil lipid. Pemeriksaan ini bertujuan mengukur beberapa komponen penting, yaitu:

  • Kolesterol total.
  • LDL (kolesterol jahat).
  • HDL (kolesterol baik).
  • Trigliserida

Para ahli menyarankan setiap orang dewasa mulai menjalani pemeriksaan kolesterol sejak usia 20 tahun, kemudian mengulanginya setiap 4 hingga 6 tahun apabila tidak memiliki faktor risiko.

BACA JUGA :  Benarkah Cokelat Mengandung Kafein? Ini Penjelasan dan Fakta yang Perlu Diketahui

Namun, bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga, obesitas, diabetes, atau menemukan tanda-tanda seperti cincin putih pada mata maupun benjolan lemak di kulit, pemeriksaan sebaiknya dilakukan lebih cepat sesuai anjuran dokter.

Kolesterol tinggi sering berkembang tanpa gejala sehingga kerap baru diketahui setelah menimbulkan komplikasi serius. Meski demikian, tubuh terkadang memberikan sinyal awal, seperti munculnya cincin putih di kornea atau benjolan kekuningan pada kulit.

Menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, berhenti merokok, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala merupakan langkah penting untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke di kemudian hari.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================