
Pemerintah Vietnam memandang sektor ini sebagai salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Dengan populasi Muslim yang mencapai lebih dari dua miliar jiwa di lebih dari 100 negara dan wilayah, kebutuhan akan destinasi yang menyediakan fasilitas halal terus meningkat. Pasar utama yang menjadi sasaran antara lain Malaysia, Indonesia, India, Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, dan Kuwait.
Tidak hanya mengembangkan sektor pariwisata, Vietnam juga berupaya memperkuat perannya dalam ekonomi halal global. Salah satu langkah yang disiapkan adalah meningkatkan ekspor produk pertanian, hasil perikanan, serta makanan olahan yang telah mengantongi sertifikasi halal agar mampu menjangkau pasar internasional yang lebih luas.
Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah akan memperkuat regulasi terkait industri halal, memperluas sistem sertifikasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang layanan halal, mempererat kerja sama dengan berbagai negara, serta mendorong investasi pada fasilitas dan infrastruktur yang memenuhi standar halal.
Di sisi lain, otoritas pariwisata Vietnam juga tengah menyusun berbagai paket wisata yang dirancang khusus bagi wisatawan Muslim. Pilihan wisata tersebut mencakup wisata kesehatan, wisata golf, tur budaya masyarakat Cham, wisata berbasis komunitas, hingga ekowisata yang mengedepankan kelestarian lingkungan.
Melalui berbagai strategi tersebut, Vietnam berharap dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Muslim dari berbagai negara. Langkah ini sekaligus diharapkan mampu memperkuat posisi Vietnam sebagai destinasi wisata halal yang kompetitif serta memperluas kontribusinya dalam industri pariwisata dan ekonomi halal di tingkat global.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















