China Tingkatkan Kemampuan Jet Tempur J-16 dengan Konfigurasi Muatan Maksimal

Gambar J-16 dengan konfigurasi tersebut pertama kali dirilis oleh otoritas pengawas penerbangan China. Tak lama kemudian, foto itu menyebar luas melalui berbagai jaringan intelijen sumber terbuka dan menjadi perhatian sejumlah pengamat militer internasional.

Platform pertahanan yang berbasis di Malaysia, Defence Security Asia, menyebut penyebaran foto tersebut memicu berbagai analisis mengenai perkembangan kemampuan tempur udara China.

J-16, Jet Tempur Multiperan Andalan China

J-16 merupakan pesawat tempur multiperan generasi 4,5 yang dikembangkan dari desain keluarga Sukhoi asal Rusia. Jet ini mulai digunakan oleh Angkatan Udara PLA pada 2015 dan kini menjadi salah satu tulang punggung kekuatan udara China.

BACA JUGA :  Duh! ASN di Jawa Barat Terdeteksi Ikut Main Judol, Transaksi Hingga 800 Juta Pertahun

Pesawat tersebut memiliki 12 titik pemasangan senjata dan mampu membawa muatan amunisi hingga sekitar 12 ton. Kapasitas itu memungkinkan J-16 menjalankan berbagai jenis misi, mulai dari pertahanan udara, pengawalan, hingga operasi serangan.

Disebut Sejajar dengan Konsep Tempur AS dan Rusia

Konfigurasi persenjataan penuh pada J-16 dinilai memiliki konsep yang serupa dengan sejumlah jet tempur Amerika Serikat dan Rusia yang juga menggunakan muatan maksimal dalam misi tertentu.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Turun Tangan Atasi Sampah Kali Baru, Normalisasi Aliran Sungai Berlangsung Bertahap

Pendekatan ini memungkinkan pesawat membawa lebih banyak rudal sehingga meningkatkan peluang bertahan dalam pertempuran udara yang berlangsung lama.

Kemunculan konfigurasi terbaru J-16 memperlihatkan upaya China untuk terus meningkatkan fleksibilitas dan kemampuan tempur armada udaranya.

Dengan kombinasi daya angkut besar dan persenjataan yang lebih lengkap, pesawat ini diproyeksikan mampu mendukung berbagai operasi militer, khususnya dalam menjaga superioritas udara di kawasan strategis.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================