Bayi Sering Berkeringat Saat Menyusu? Jangan Anggap Sepele, Bisa Menjadi Tanda Penyakit Jantung Bawaan

Selain mudah berkeringat ketika menyusu, terdapat beberapa gejala lain yang dapat menjadi petunjuk adanya gangguan pada jantung bayi.

  1. Berat Badan Sulit Bertambah

Bayi atau anak dengan penyakit jantung bawaan sering mengalami kenaikan berat badan yang lambat meskipun nafsu makan atau asupan susunya cukup baik.

Hal ini terjadi karena sebagian besar energi yang diperoleh tubuh digunakan untuk membantu kerja jantung yang lebih berat. Tidak sedikit orang tua mengira kondisi tersebut disebabkan oleh gangguan pencernaan atau cacingan, padahal penyebab utamanya bisa berasal dari kelainan jantung.

  1. Perkembangan Motorik Terlambat

Pasokan oksigen dan nutrisi yang tidak optimal juga dapat memengaruhi tumbuh kembang anak. Akibatnya, kemampuan motorik seperti tengkurap, merangkak, berdiri, hingga berjalan bisa berkembang lebih lambat dibandingkan anak seusianya.

BACA JUGA :  AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Ketegangan di Selat Hormuz Kembali Memanas

Kondisi fisik yang mudah lelah membuat anak kesulitan melakukan aktivitas yang membutuhkan tenaga.

  1. Kulit atau Bibir Tampak Kebiruan

Menurut dr. Budi, tanda yang paling penting untuk dikenali orang tua adalah munculnya warna kebiruan pada bagian tubuh tertentu, terutama bibir, ujung jari, atau area sekitar kelopak mata.

Perubahan warna tersebut menandakan kadar oksigen dalam darah tidak mencukupi dan menjadi salah satu gejala khas penyakit jantung bawaan. Jika tanda ini terlihat, orang tua disarankan segera membawa anak ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Bulan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Peristiwa Penting di Dalamnya

Jangan Tunda Pemeriksaan

Penyakit jantung bawaan dapat memberikan gejala yang berbeda pada setiap bayi. Sebagian menunjukkan tanda yang jelas sejak lahir, sementara lainnya baru terdeteksi setelah beberapa bulan karena gejalanya cenderung samar.

Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan setiap perubahan pada kondisi bayi, terutama jika si kecil sering berkeringat saat menyusu, mudah lelah, napas cepat, berat badan tidak bertambah sesuai usia, atau tampak kebiruan.

Semakin cepat kelainan jantung terdeteksi, semakin besar peluang bayi mendapatkan penanganan yang tepat sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan dan kualitas hidupnya dapat terjaga.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================