
Misalnya, seseorang tiba-tiba berhenti membalas pesan hanya karena respons yang diterima tidak sesuai harapannya. Cara seperti ini bukan bentuk penyelesaian masalah, melainkan upaya memberi tekanan secara emosional.
- Hanya Muncul pada Malam Hari
Perhatikan juga waktu seseorang menghubungi kamu. Jika ia hanya aktif mengirim pesan saat larut malam atau ketika sedang membutuhkan sesuatu, sementara di waktu lain hampir tidak pernah berkomunikasi, ada baiknya memahami tujuan hubungan tersebut.
Situasi ini bisa menunjukkan adanya perbedaan harapan, terutama jika kamu menginginkan hubungan yang lebih serius.
- Sering Menghilang Tanpa Penjelasan
Tidak semua orang dapat membalas pesan setiap saat, tetapi komunikasi yang baik tetap membutuhkan konsistensi. Jika seseorang berkali-kali menghilang selama beberapa hari, lalu kembali seolah tidak terjadi apa-apa tanpa memberikan penjelasan, hal tersebut bisa menjadi tanda kurangnya komitmen dalam menjaga komunikasi.
Orang yang benar-benar ingin membangun hubungan biasanya akan berusaha memberikan kabar atau penjelasan ketika tidak bisa berkomunikasi dalam waktu tertentu.
Bangun Hubungan dengan Komunikasi yang Sehat
Pola komunikasi sejak awal sering kali memberikan gambaran tentang bagaimana hubungan akan berkembang ke depannya. Karena itu, penting untuk tidak hanya memperhatikan kata-kata yang disampaikan, tetapi juga kebiasaan dan sikap yang muncul selama berinteraksi.
Dengan mengenali berbagai red flag dalam percakapan melalui chat, kamu dapat membuat keputusan yang lebih bijak sebelum menjalin hubungan lebih jauh. Hubungan yang sehat seharusnya dibangun atas dasar saling menghormati, komunikasi yang terbuka, serta rasa percaya, bukan kontrol atau manipulasi emosional.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















