
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membuat atribut kreatif berupa topi dari bahan sederhana dan barang bekas seperti bola serta kardus. Aktivitas tersebut bertujuan melatih kreativitas siswa sekaligus mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan.
Orang tua siswa, Sri Malini, menilai konsep MPLS tahun ini memberikan pengalaman positif bagi anak-anak. Ia melihat kegiatan kreatif membuat siswa lebih antusias mengikuti hari pertama sekolah.
“Menurut saya kegiatan MPLS ini bagus. Anak-anak jadi lebih kreatif, misalnya membuat topi dari bola. Ini pengalaman baru sehingga anak-anak semakin semangat,” ujarnya.
Sementara itu, orang tua siswa lainnya, Wina, berharap kegiatan pengenalan sekolah dapat membantu anak lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan guru dan teman-teman barunya.
Melalui MPLS Ramah, SD Negeri Cijayanti 4 berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak. Pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa baru merasa nyaman dan siap menjalani proses pembelajaran di sekolah.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















