
“Jadi, mereka yang menjangkau dengan kualifikasi desil satu dan desil dua. Kita jangkau dengan teman-teman Kemensos di lapangan,” ujar Adri.
Menurut Adri, kehadiran SR ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan anak-anak dari keluarga desil satu dan dua tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Sebagai sekolah berasrama, seluruh kebutuhan peserta didik selama menempuh pendidikan akan ditanggung oleh pemerintah.
“Harapannya, dari pemerintah dengan kita men-support anak-anak desil satu, desil dua untuk sekolah rakyat, dibantu semua. Mulai dari seragamnya, alat tulisnya, bahkan mereka tinggal di sekolah tersebut,” ungkap Adri.
Dari sisi pembangunan fisik, Adri menyebutkan progres konstruksi gedung SR Jasinga saat ini telah mencapai 90 persen. Dengan capaian tersebut, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ditargetkan dapat dimulai pada akhir Juli 2026.
“Jadi di Juli ini harusnya sudah mulai, cuma karena proses masih berjalan dan bangunan belum selesai, masih proses, jadi diperkirakan di akhir Juli mulai MPLS,” tutur Adri.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















