
“Kebanyakan dari sanggar-sanggar tari di Kabupaten Bogor pada ikutan. Saya bilang, jauh loh. Mereka bilang gak apa-apa, kita sukseskan Menari di Bogor,” katanya.
Jika dikelola berkelanjutan, model promosi berbasis seni pertunjukan semacam ini berpotensi menjadi pintu masuk bagi pengembangan pariwisata di kawasan-kawasan Bogor yang selama ini berada di luar radar wisatawan, sekaligus memberi ruang ekspresi bagi komunitas seni lokal di luar pusat kota.
Sebagai catatan, pergelaran ini turut dirangkai dengan peringatan HUT RI ke-81 , dengan mengusung gagasan keselarasan antara manusia dan alam melalui medium tari.
“Acaranya sebenarnya gabungan, kita kolaborasi. Kita akan menyelaraskan antara manusia dengan alam melalui tarian,” tuntas Akew.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















